BERAU TERKINI — Tingginya kebutuhan promosi sektor pariwisata di tengah situasi efisiensi anggaran memaksa Pemerintah Kabupaten Berau untuk memutar otak lebih keras.
Guna menyiasati keterbatasan anggaran, pemerintah daerah kini tidak hanya bergantung pada media promosi konvensional maupun digital seperti pemasangan iklan di billboard, penayangan videotron, publikasi media massa, hingga optimalisasi media sosial.
Saat ini, pemerintah daerah mulai menitipkan pesan kepada warga Berau yang sedang melakukan perjalanan ke luar daerah agar bersedia mempromosikan keindahan wisata kepada masyarakat luar.
Usai melepas kontingen Penas Petani Nelayan XVII Gorontalo, Bupati Berau, Sri Juniarsih, menekankan pentingnya metode promosi berbasis interpersonal tersebut.
Menurutnya, metode promosi dari mulut ke mulut terbukti cukup efektif memunculkan rasa penasaran bagi setiap calon wisatawan agar tertarik datang ke Berau.
“Karena lewat bercerita, orang penasaran mau datang ke Berau,” ujar Sri Juniarsih, Rabu (10/6/2026).
Sri Juniarsih mengatakan pengiriman delegasi ataupun kontingen ke luar daerah telah menyerap porsi anggaran daerah yang tidak sedikit.
Atas dasar tersebut, ia meminta setiap keikutsertaan Berau dalam berbagai agenda luar kota harus mampu memberikan timbal balik bagi kemajuan daerah, khususnya dalam mendongkrak sektor pariwisata.
“Meskipun kita di tengah efisiensi, kami tetap ingin maksimal untuk meningkatkan SDM,” kata Bupati perempuan pertama di Berau tersebut.
Pola promosi serupa juga akan diterapkan ketika Berau bertindak sebagai tuan rumah hajatan besar, baik tingkat provinsi maupun nasional.
Pemerintah daerah berkomitmen bergerak lebih masif dalam merangkul serta mengajak setiap tamu yang datang agar meluangkan waktu mengunjungi berbagai destinasi wisata unggulan di Berau.
Ia menyebut, berdasarkan kebiasaan yang ada, setiap rombongan tamu yang menghadiri agenda kunjungan kerja atau festival formal, biasanya memiliki waktu lowong yang cukup panjang hingga dua hari di sela-sela jadwal utama.
“Itu yang harus dimanfaatkan, mereka harus datang ke destinasi dan belanja di Berau,” pungkas Sri Juniarsih. (*/Adv)

