BERAU TERKINI — Jemaah haji asal Kabupaten Berau yang tergabung dalam 4 kelompok terbang (kloter) akan segera dipulangkan ke tanah air secara bertahap mulai 10 Juni mendatang.

Hingga saat ini, belum ada laporan terkait kondisi kesehatan maupun keluhan dari para jemaah selama melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji di tanah suci.

Seluruh jemaah dilaporkan dalam kondisi yang baik dan sehat.

Plt Kepala Kementerian Haji dan Umrah Berau, Hindun Nahdiani, mengatakan, pihaknya selalu mengawasi perkembangan para jemaah melalui koordinasi intensif dengan petugas serta grup yang terhubung langsung dengan para jemaah.

Plt Kepala Kementerian Haji dan Umrah Berau, Hindun Nahdiani. (Adrikni/BT)
Plt Kepala Kementerian Haji dan Umrah Berau, Hindun Nahdiani. (Adrikni/BT)

Hasilnya, hingga saat ini tidak ditemukan adanya laporan yang mengkhawatirkan terkait kondisi jemaah haji Berau.

“Dari informasi yang kami terima melalui grup, kondisi jemaah aman dan tidak ada komplain atau kendala yang dilaporkan,” ujarnya, Sabtu (5/6/2026).

Hindun menambahkan, jemaah haji asal Berau akan pulang ke tanah air secara bertahap melalui 4 kloter berbeda. 

Jemaah pertama yang akan dipulangkan yaitu dari kloter 3 pada 10 Juni sebanyak 2 orang.

Sementara itu, kloter 14 yang dijadwalkan tiba pada 27 Juni merupakan rombongan dengan jumlah massa terbanyak, yaitu 212 jemaah.

Selanjutnya, kloter 16 dan kloter 17 diperkirakan akan datang pada 30 Juni mendatang dengan masing-masing 1 jemaah. 

Menariknya, jemaah kloter 17 diperkirakan akan tiba di tanah air lebih dulu daripada jemaah kloter 16, meskipun keduanya berangkat di tanggal yang sama.

“Kemarin itu kloter 17 dimajukan, jadi dia lebih dulu dari kloter 16, kemungkinan di 30 Juni itu juga tapi mungkin pagi,” katanya.

Ia menjelaskan, perbedaan kloter keberangkatan dan kepulangan jemaah terjadi karena saat pemberangkatan lalu, ada beberapa jemaah yang terpaksa tidak bisa berangkat sesuai jadwal akibat sakit.

Atas kondisi tersebut, slot kursi yang kosong langsung ditawarkan kepada jemaah dengan status cadangan guna menggantikan posisi jemaah yang tertunda.

Ketika jemaah cadangan ini menyatakan sudah siap, maka kementerian akan langsung memberangkatkan mereka bersama kloter terdekat yang tersedia.

Secara khusus, bagi rombongan jemaah haji yang dijadwalkan datang pada 27 Juni, direncanakan akan disambut Bupati Berau di Bandara Kalimarau. 

Pihaknya memastikan persiapan penyambutan akan dimatangkan dalam waktu dekat bersama pemerintah daerah agar berjalan lancar.

“Belum ada rapat lagi, mungkin nanti ketentuannya di rapat itu,” pungkasnya. (*)