BERAU TERKINI – Jagat sepak bola Eropa mendadak diguncang ketegangan hebat akibat perang politik di pemilihan presiden (pilpres) baru Real Madrid.
Raksasa Premier League, Manchester City, secara terbuka melayangkan ancaman tindakan hukum setelah nama bintang mereka, Erling Haaland, dicatut dalam pusaran politik internal Real Madrid.
Kericuhan ini bermula saat Enrique Riquelme, pengusaha yang dikabarkan membidik kursi kepemimpinan di Real Madrid, mengeklaim telah mengamankan kesepakatan untuk memboyong Haaland ke Santiago Bernabeu di hadapan notaris.
Berang dengan klaim sepihak tersebut, manajemen The Citizens langsung mengeluarkan pernyataan resmi yang sangat menohok.
“Kabar yang beredar di Spanyol mengenai masa depan Erling Haaland adalah hoaks. Tidak ada peluang transfer, tidak ada opsi, dan tidak ada klausul kontrak yang mengizinkan hal itu terjadi,” tegas perwakilan resmi Manchester City dalam laporan Marca.
Tidak main-main, City juga menegaskan tengah mempertimbangkan langkah hukum yang serius atas penggunaan citra dan nama Erling Haaland tanpa izin untuk kepentingan kampanye politik pihak luar.
Saga transfer yang mirip dengan drama kepindahan Luis Figo di masa lalu ini dipastikan bakal membuat bursa transfer musim panas semakin membara.
Apakah ini murni gertakan politik atau awal dari keretakan hubungan kedua klub raksasa? Ikuti terus perkembangan terkininya.
