BERAU TERKINI – Spekulasi mengenai masa depan di Real Madrid untuk gelandang muda berbakat, Nico Paz, terus menjadi perbincangan hangat di bursa transfer.
Tampil fenomenal sepanjang musim ini, pemain jebalan akademi La Fabrica tersebut dilaporkan lebih memilih untuk melanjutkan kariernya di Italia bersama Como 1907 ketimbang pulang ke Real Madrid.
Kabar ini tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat raksasa Spanyol, Real Madrid, memegang kendali besar atas nasib sang pemain lewat klausul pembelian kembali (buy-back clause).
Namun, hasrat kuat Nico Paz untuk bertahan hingga tahun 2026 di bawah asuhan Cesc Fabregas tampaknya menjadi faktor penentu.
Performa Moncer Nico Paz Bawa Como ke Liga Champions
Bukan tanpa alasan Nico Paz menjadi komoditas panas. Gelandang berusia 21 tahun ini mencatatkan statistik luar biasa dengan kontribusi 13 gol dan 8 assist dari 40 penampilan di semua kompetisi.
Berkat performa impresifnya, Como 1907 berhasil mengukir sejarah baru dengan finis di posisi keempat klasemen Serie A, sekaligus menyegel tiket kelolosan ke Liga Champions untuk musim depan.
Keberhasilan ini membuat manajemen Como dan sang pelatih, Cesc Fabregas, mati-matian untuk mempertahankan aset berharganya tersebut dari godaan klub lain.
Sentilan Keras Cesc Fabregas untuk Inter Milan
Ketertarikan terhadap Nico Paz tidak hanya datang dari Real Madrid. Wakil Presiden Inter Milan, Javier Zanetti, baru-baru ini secara terang-terangan memuji kualitas Paz, yang langsung memicu rumor transfer ke rival domestik.
Menanggapi hal tersebut, Cesc Fabregas langsung pasang badan dan memberikan respons menohok. Fabregas menegaskan bahwa status kepemilikan hak ekonomi Nico Paz terbagi rata 50:50 antara Como dan Real Madrid. Oleh karena itu, opsi masa depan sang pemain hanyalah dua: bertahan di Como atau kembali ke Santiago Bernabeu.
“Saya tahu Zanetti adalah sosok penting di dunia sepak bola, tapi dia harus menunjukkan rasa hormat. Nico adalah bagian dari skuad kami. Satu-satunya klub yang punya kuasa (selain Como) adalah Real Madrid. Selesai,” tegas Fabregas berang.
Setia di Como Hingga 2026?
Meski Real Madrid memiliki klausul klausul buy-back yang cukup terjangkau, laporan terbaru mengindikasikan bahwa Nico Paz emoh terburu-buru balik ke skuad bertabur bintang milik Los Blancos.
Sang gelandang merasa menit bermain reguler dan proyek sepak bola kompetitif yang dibangun Fabregas di Como sangat ideal untuk perkembangan kariernya, terutama menjelang persiapan Piala Dunia 2026 bersama Timnas Argentina.
Bagi Como 1907, mempertahankan Nico Paz setidaknya untuk satu musim lagi (hingga Juni 2026) akan menjadi modal krusial untuk mengarungi ketatnya kompetisi Liga Champions musim depan.
Apakah Real Madrid akan mengalah dan membiarkan permata mudanya berkembang lebih lama di Italia, atau justru memaksanya pulang ke Spanyol? Menarik untuk kita nantikan kelanjutan drama transfer ini.
- Cesc Fabregas Nico Paz
- Como 1907 lolos Liga Champions
- Inter Milan
- Kenapa Nico Paz tidak mau balik ke Real Madrid
- Klausul buy-back Nico Paz
- Komentar Fabregas soal Nico Paz
- Masa depan Nico Paz
- Nico Paz Como 1907
- Nico Paz pilih bertahan di Como
- Nico Paz Real Madrid
- Statistik Nico Paz di Como 1907
- Transfer Nico Paz
