BERAU TERKINI – Presiden Prabowo mengingatkan pentingnya peran oposisi dalam demokrasi.
Presiden Prabowo menghadiri secara langsung rapat paripurna DPR RI pada Rabu (20/5/2026).
Kehadiran Prabowo untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Rancangan APBN 2027.
Dalam pidatonya itu, Presiden Prabowo juga menyinggung soal demokrasi di Indonesia.
Menurutnya, PDIP memiliki peran penting sebagai satu-satunya partai yang berada di luar pemerintahan.
“Memang tidak semua partai di sini bagian dari pemerintah, dan saya hormati dan saya hargai itu, demokrasi kita perlu check and balances,” kata Presiden Prabowo dikutip dari siaran YouTube BPMI Setpres.

“Saya paham dan saya mengerti bahwa PDIP berkorban untuk berada di luar pemerintah, saya mengerti itu,” tambahnya.
Prabowo mengaku, dirinya menginginkan agar semua partai masuk ke dalam pemerintahan.
Namun dia menyadari hal itu tidak baik untuk demokrasi.
Menurut Presiden Prabowo, setiap yang berkuasa harus diawasi dan mau dikritik, termasuk dirinya sendiri.
“Sebenarnya saya ingin ucapkan terima kasih kepada PDIP, saudara berjasa untuk demokrasi kita,” katanya.
“Memang maunya saya itu gotong royong, kalau semua partai di pemerintah, alangkah manisnya untuk saya. Tapi mungkin tidak baik, setiap pemimpin harus mau dikritik, setiap eksekutif harus diawasi, terima kasih atas pengawasan saudara,” ucapnya.
