BERAU TERKINI – Keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Berau menuju Embarkasi Balikpapan mengalami kendala keterlambatan penerbangan Sriwijaya Air, Rabu (14/5/2026).
Hingga saat ini para calon jemaah haji masih menunggu keberangkatan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab Berau, Toto Marjito, mengatakan secara keseluruhan tahapan keberangkatan jemaah haji sejak pelepasan hingga keberangkatan di Bandara Kalimarau berlangsung aman dan tertib.
“Alhamdulillah mulai dari proses pelepasan tanggal 11 sampai hari ini berjalan lancar. Memang kondisi pengantar cukup ramai dan situasional, karena keluarga tentu ingin mengantar dan mendoakan sanak saudaranya yang berangkat haji,” ujarnya.

Toto menjelaskan, jadwal penerbangan jemaah haji dibagi menggunakan maskapai Sriwijaya Air dan Super Air Jet.
Untuk penerbangan Sriwijaya Air yang dijadwalkan pukul 14.40 Wita mengalami keterlambatan sekitar dua hingga dua setengah jam.
“Informasi terakhir yang kami terima, khusus Sriwijaya Air mengalami delay sekitar dua sampai dua setengah jam. Sedangkan Super Air Jet sampai saat ini masih on schedule,” katanya.
Pada keberangkatan kali ini, terdapat 211 calon jemaah haji beserta tiga orang petugas yang diberangkatkan menuju Balikpapan sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.
Meski terjadi keterlambatan penerbangan,dipastikan seluruh kesiapan jemaah telah ditangani dengan baik, termasuk pengiriman koper besar jemaah yang sudah lebih dulu diberangkatkan menuju Asrama Haji Balikpapan melalui PT Pos Indonesia sejak 12 Mei lalu.
“Untuk koper besar jamaah sudah kami kirim lebih awal dan saat ini sudah berada di asrama haji. Jadi jemaah tinggal membawa barang tentengan atau kabin saja,” jelasnya.
Selain itu, penanganan barang bawaan jemaah di bandara juga dibantu pihak terkait, sehingga jamaah tidak perlu repot mengurus bagasi saat keberangkatan.
Toto menambahkan, jemaah haji Berau dijadwalkan diterima di Embarkasi Balikpapan pada 15 Mei sebelum diberangkatkan ke Jeddah pada 16 Mei sekitar pukul 22.00 WITA.
Karena masuk dalam gelombang kedua, jemaah asal Berau nantinya akan langsung menuju Makkah setibanya di Arab Saudi tanpa transit terlebih dahulu di Madinah.
“Karena gelombang kedua, jadi dari Balikpapan langsung ke Jeddah lalu menuju Makkah. Jamaah nantinya sudah harus mengenakan pakaian ihram sebelum menuju Makkah,” pungkasnya. (*)
