BERAU TERKINI — Anggota DPRD Berau, Vitalis Paulus Lette, meminta pemerintah daerah untuk segera menyiapkan aturan khusus yang lebih mengikat mengenai pengelolaan Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Bumi Batiwakkal.
Langkah ini dinilai mendesak guna memastikan kontribusi sektor swasta sejalan dengan arah pembangunan daerah.
Vitalis menilai, selama ini penyaluran dana CSR di Kabupaten Berau belum memiliki sistem pengawasan yang maksimal.
Akibat minimnya regulasi yang terintegrasi, manfaat dari program-program yang dijalankan oleh perusahaan belum sepenuhnya dapat dipantau secara optimal, baik oleh pemerintah daerah maupun oleh masyarakat luas.
Sebagai solusi konkret, Vitalis mengusulkan agar pemerintah menetapkan ketentuan mengenai besaran minimal dana CSR, yakni pada kisaran 2-3 persen dari total keuntungan perusahaan.
Menurutnya, angka tersebut masih berada dalam batas realistis yang tidak akan memberatkan para pelaku usaha.
Namun, memberikan dampak yang cukup berarti bagi percepatan pembangunan daerah.
“Perlu ada patokan bersama supaya perusahaan memiliki kejelasan dalam menyalurkan CSR,” tegasnya.
Ia mendorong adanya perubahan mekanisme pengelolaan, di mana dana CSR diharapkan dapat dikelola melalui kas daerah agar proses penyalurannya menjadi lebih tertib dan mudah untuk diaudit.
Dengan mekanisme tersebut, setiap penggunaan anggaran diyakini akan menjadi jauh lebih transparan serta dapat diarahkan langsung pada program-program prioritas yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat.
Vitalis menegaskan, usulan strategis ini sebaiknya dituangkan ke dalam Peraturan Daerah (Perda) agar memiliki kekuatan hukum yang jelas dan mengikat.
Keberadaan Perda dipandang akan mempermudah fungsi pengawasan DPRD dan pemerintah daerah dalam memastikan setiap perusahaan menjalankan tanggung jawab sosialnya secara konsisten.
Ia sangat berharap agar dana CSR di masa depan tidak lagi dipandang hanya sebagai kegiatan seremonial tahunan belaka.
Sebaliknya, melalui payung hukum yang kuat, kontribusi perusahaan diharapkan mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi pembangunan infrastruktur serta peningkatan kesejahteraan warga di Berau. (*/Adv)

