BERAU TERKINI – Guna memastikan kelancaran proses keberangkatan jemaah haji 2026, Pemerintah Kabupaten Berau menggandeng Bandara Kalimarau dalam koordinasi lintas sektor.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten Berau, Toto Marjito, mengatakan, sebanyak 215 jemaah calon haji asal Berau diberangkatkan dalam beberapa kloter melalui Embarkasi Balikpapan.
“Secara umum jumlah jemaah kita 211 orang yang diberangkatkan besok ditambah tiga orang petugas. Kemudian ada empat orang yang berbeda kloter, dua orang sudah berangkat mengikuti Kloter 3 Balikpapan dan dua orang lagi insya Allah menyusul tanggal 18 Mei,” jelasnya.
Ia menerangkan, jemaah haji Berau tahun ini masuk dalam gelombang kedua keberangkatan haji Indonesia.
Artinya, setibanya di Arab Saudi, jemaah langsung menuju Kota Mekah.
“Kalau gelombang kedua itu dari Balikpapan langsung ke Jeddah lalu ke Mekah. Berbeda dengan gelombang pertama yang lebih dulu ke Madinah karena ada salat arbain. Untuk gelombang kedua, arbainnya insya Allah setelah ibadah haji selesai,” katanya.
Toto menjelaskan, koper atau barang bawaan jemaah nantinya dibuka saat tiba di Mekah setelah proses embarkasi di Balikpapan selesai dilakukan.
“Pengelolaan perjalanan langsung kami serahkan kepada jemaah melalui ketua rombongan,” ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan, Pemkab Berau turut menggandeng pihak maskapai penerbangan dan Bandara Kalimarau guna mengantisipasi potensi keterlambatan penerbangan.
“Kami sudah mengadakan rapat lintas sektor bersama Kepala Bandara Kalimarau dan pihak maskapai. Kami tekankan agar jangan sampai terjadi delay karena ini menyangkut banyak jemaah,” ungkapnya.
Maskapai yang digunakan adalah Sriwijaya Air dan Super Air Jet, di mana pihak maskapai telah menyatakan berkomitmen untuk menjaga ketepatan jadwal penerbangan jemaah haji asal Berau.
“Insya Allah mereka masih on track dan berkomitmen agar penerbangan tidak mengalami keterlambatan,” tutupnya. (*)
