BERAU TERKINI – Visa sejumlah pemain Timnas Irak dilaporkan ditolak oleh Amerika Serikat jelang Piala Dunia.
Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 terancam chaos lantaran penolakan visa sejumlah pemain.
Laporan dari media lokal Irak menyebutkan, Amerika Serikat menolak visa yang diajukan pemain Timnas Irak.

Media lokal Irak yakni NTV Iraq menyebutkan sebanyak lima pemain Irak ditolak visanya.
Salah satu dari lima pemain yang visanya ditolak adalah Ali Al-Hamadi pemain klub Luton Town.
“Amerika Serikat dilaporkan menolak pengajuan visa yang dilakukan pemain Timnas Irak jelang Piala Dunia,” tulis laporan NTV Iraq.
“Salah satu visa yang ditolak adalah pemain Luton Town yakni Ali Al-Hamadi,” lanjutnya.
Namun belum diketahui alasan Amerika Serikat menolak visa yang diajukan pemain Timnas Irak.
Untuk diketahui, Irak tergabung bersama Perancis, Senegal dan Norwegia di grup I.
Adapun pertandingan grup I akan berlangsung di sejumlah stadion di Amerika Serikat.
Peluang Irak di Piala Dunia
Sebelumnya diberitakan, Irak memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Tim berjuluk Singa Mesopotamia itu lolos lewat jalur panjang yakni play off antar konfederasi. Di Piala Dunia 2026, Timnas Irak tergabung ke dalam grup I.
Grup I merupakan salah satu grup sengit di Piala Dunia karena dihuni oleh Perancis, Senegal dan Norwegia.
Di atas kertas, Irak menjadi tim paling lemah di dalam grup I. Peluang Irak untuk lolos ke babak penyisihan juga cukup kecil mengingat calon lawan yang akan dihadapinya.
Namun peluang itu tetap ada jika Irak berhasil meraih kemenangan saat melawan Senegal atau Norwegia.
Jika Irak berhasil menahan imbang Perancis atau secara mengejutkan mengalahkan Perancis maka peluang ke babak penyisihan terbuka lebar.
Skuad Irak sendiri tidak bisa dianggap remeh, sebab sejumlah pemain Irak kini bermain di liga top Eropa.
Para pemain yang akan memperkuat Irak di antaranya Zidane Iqbal yang bermain di FC Utrecht, Ali Al-Hamadi bermain di Luton Town, hingga Marko Farji yang bermain di Venezia.
