BERAU TERKINI – Ekspor ikan kerapu dari Pulau Maratua Berau tujuan Hong Kong mencatatkan angka hingga 80 ton.
Pulau Maratua di Berau merupakan pintu keluar untuk produk ekspor.
Kabid Budidaya Diskan Berau, Budiono mengatakan Berau memang ditunjuk oleh KKP untuk memiliki pelabuhan tersebut untuk tempat bersandarnya kapal Hong Kong.
“Kapal Hongkong boleh bersandar, jadi teman-teman dari Batu Putih, Biduk-Biduk itu nanti ngirimnya melalui Maratua,” ungkapnya kepada Berauterkini.co.id.
Kaltim sendiri memiliki dua pelabuhan ekspor selain di Maratua yaitu di Kota Bontang untuk mengambil hasil budidaya laut, terutama kerapu dan lobster.

Pada tahun 2025 lalu, ekspor ikan kerapu mencapai 149 ton.
Sedangkan tahun ini hingga April lalu sudah sekitar 80 ton di mana tiap bulannya menghasilkan 20 ton ikan kerapu.
Ia mengatakan ekspor rata-rata menuju ke Hong Kong dan dikirim hanya melalui kapal transit.
“Tahun ini masuk di bulan April ya, baru 4 bulan, dia 20 sekitar 80 ton,” ujarnya.
“Karena kan kita hanya kirim melalui kapal transit yang Hongkong. Jadi kapal Hongkong lah yang kemudian keluar,” katanya.
