BERAU TERKINI – Skuad Barcelona di bawah asuhan manajer Hansi Flick berhasil membawa Blaugrana mengangkat gelar La Liga ke 29 musim ini.
Barcelona meraih tiga gelar La Liga secara beruntunnya tiga musim belakangan ini.
Kemenangan 2-0 di laga bertajuk El Clasico dini hari tadi menjadi penanda Barcelona menjadi raja La Liga pada musim 2025/2026 musim ini.
Perayaan yang sengaja ditarget Barcelona untuk merayakan kemenangan di depan ratusan ribu pendukungnya di Stadion Spotify Camp Nou.
Meskipun secara total gelar, Barcelona masih tertinggal dari Real Madrid yang sudah mengoleksi 32 gelar La Liga.
Kendati demikian, mempecundangi Real Madrid di kandang sendiri bagi Barcelona merupakan sebuah kebanggaan.
Pasca peluit panjang ditiupkan, semua pemain tumpah ke tengah lapangan. Bernyanyi, menari, berpidato dan pesta kembang api menjadi sajian luapan kebanggaan.
“Kami merayakan kemenangan di laga el clasico. Ini akan dicatat dalam sejarah,” kata Pedri pasca laga dalam laporan Marca.

Namun perayaan kemenangan gelar itu berada dalam suasana duka mendalam untuk sang manajer Hansi Flick.
Sebab persis beberapa jam sebelum el clasico, ayah Hansi Flick dikabarkan telah meninggal dunia.
Itu pula alasan sebelum laga di mulai semua pemain berkumpul di tengah lapangan untuk memberikan dukungan kepedulian untuk mendiang ayah Hansi Flick.
“Ini juga didedikasikan untuk ayahnya,” kata Pedri.

Sementara Hansi Flick mengutarakan ucapan terimakasih atas dukungan seluruh fans Barcelona dan rivalnya Real Madrid atas suasana duka yang dialaminya.
Namun biar bagaimanapun kemenangan di La Liga merupakan momen yang berbeda.
Hansi Flick tetap memberikan perayaan atas raihan gelar kedua La Liga selama dia duduk di bangku manajer tim.
“Saya sangat menghargainya. Saya rasa kita semua harus merayakan. Hidup Barca dan hidup Catalonia!,” ucap Hansi Flick.
