BERAU TERKINI – Pemprov Kaltim kembali memberikan klarifikasi terakit alokasi anggaran Rp450 juta per tahun untuk jasa laundry pakaian pribadi gubernur Kaltim.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Umum Setdaprov Kaltim, Astri Intan Nirwany, pernyataan itu keliru.

Sebab tak ada pos anggaran untuk mencuci pakaian yang digunakan sehari-hari oleh gubernur.

Melainkan untuk mencuci kebutuhan guest house yang berada di Kegubernuran Kaltim.

““Layanan ini khusus untuk kebutuhan operasional fasilitas Pemprov,” tulis perempuan yang akrab disapa Achi itu dalam siaran resmi Pemprov Kaltim.

Poin klarifikasi Pemprov Kaltim soal anggaran laundry di Kegubernuran Kaltim. (kaltimprov.go.id)
Poin klarifikasi Pemprov Kaltim soal anggaran laundry di Kegubernuran Kaltim. (kaltimprov.go.id)

Adapun ayanan laundry digunakan untuk kebutuhan Guest House Pemprov, seperti pencucian pakaian tamu, selimut, bed cover, taplak meja ruang makan, dan perlengkapan lainnya.

Selain itu, layanan tersebut juga mencakup pencucian mukena dan perlengkapan ibadah di mushola lingkungan Pemprov Kaltim.

Astri menjelaskan, layanan laundry tersebut merupakan bagian dari dukungan operasional yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas di lingkungan Pemprov Kaltim.

Rekanan yang bekerja sama dipilih karena mampu memberikan layanan cepat atau express hingga tiga jam, beroperasi 24 jam, serta tetap melayani pada hari libur.

Klarifikasi ini disampaikan agar masyarakat mendapatkan informasi yang utuh terkait penggunaan layanan laundry di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.