BERAU TERKINI – DLHK Berau masih memerlukan waktu untuk mengetahui hasil uji laboratorium sampel air Sungai Siduung.

Air sungai Siduung mendadak berubah warna menjadi hijau dalam beberapa hari terakhir. Tak hanya berubah warna, sejumlah ikan juga dilaporkan mati.

Pihak DLHK Berau pun turun tangan untuk memeriksa penyebab air sungai berubah warna.

Terbaru, pihak DLHK Berau mengaku masih menunggu hasil uji laboratorium dari sampel air Sungai Siduung.

Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan DLHK Berau, Agus Tri Hariyanto, mengatakan, sampel air sungai yang diambil dari lokasi kejadian masih dalam proses pengujian di laboratorium.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi air sungai setelah munculnya perubahan warna yang menjadi perhatian masyarakat setempat.

“Untuk hasil pengujian maksimal kurang lebih 14 hari kerja,” jelasnya.

Agus menyebutkan, pada Senin (19/10/2026), tim DLHK mengambil tiga sampel air dari titik berbeda untuk diperiksa lebih lanjut.

Ketiga titik tersebut berada di kawasan Siduung Muara, bawah Jembatan Siduung, dan Dermaga Siduung Indah.

Menurutnya, pengambilan sampel dilakukan dengan pendampingan dari sekretaris kampung setempat.

Hasil pengujian laboratorium nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi air sungai yang mengalami perubahan warna tersebut.

“Saat pengambilan sampel, kami didampingi sekretaris kampung setempat,” katanya.

Tim DLHK Berau saat melakukan pengambilan sampel air di sekitar sungai Kampung Siduung Indah, Kecamatan Segah, Senin (19/10/2026).
Tim DLHK Berau saat melakukan pengambilan sampel air di sekitar sungai Kampung Siduung Indah, Kecamatan Segah, Senin (19/10/2026).

Sebelumnya diberitakan, DLHK Berau bergerak mengambil sampel air sungai Siduung di Segah yang mengalami perubahan warna.

Air sungai Siduung di Kampung Siduung Indah, Kecamatan Segah, Berau berubah warna menjadi kehijauan.

Kondisi air sungai yang berubah warna itu diikuti oleh laporan kematian sejumlah ikan di permukaan sungai.

DLHK Berau pun bergerak menindaklanjuti fenomena tersebut dengan menerjunkan tim ke lokasi pada Senin (19/10/2026) pagi.

Kepala DLHK Berau, Zulkifli Azhari, mengatakan timnya telah mendatangi lokasi untuk menindaklanjuti laporan perubahan kondisi air sungai tersebut.

“Tim DLHK sudah ke lokasi tadi pagi,” katanya melalui pesan WhatsApp kepada berauterkini.co.id

Menurut Zulkifli, kedatangan tim tidak hanya sebatas melakukan peninjauan lapangan.

Petugas juga mengambil sampel air dari sejumlah titik di area sungai untuk mengetahui kondisi air dan mengidentifikasi kemungkinan penyebab perubahan warna tersebut.

Sampel air itu selanjutnya akan diperiksa di laboratorium, hasil pemeriksaan diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi kualitas air Sungai Siduung Indah.

Dia menyebut pengambilan sampel itu sekaligus membantu memastikan faktor yang menyebabkan air berubah warna, dan sejumlah ikan ditemukan mati.

“Tim akan ambil sampel air di sana. Segera, kalau sudah ada hasil sampel di laboratorium, akan kami sampaikan,” pungkasnya.