BERAU TERKINI – Beragam produk UMKM dari Kecamatan Biduk-Biduk turut meramaikan Berau Expo 2026.

Berbagai produk olahan pangan khas masyarakat setempat diperkenalkan sebagai upaya memperluas pemasaran sekaligus menunjukkan potensi ekonomi dari kampung-kampung di wilayah pesisir tersebut.

Perwakilan stan Kecamatan Biduk-Biduk, Khadijah menjelaskan bahwa produk yang ditampilkan merupakan hasil usaha masyarakat dari masing-masing kampung.

Berbagai produk tersebut dikumpulkan dalam satu stan agar pengunjung dapat mengenal lebih dekat keragaman potensi UMKM Biduk-Biduk.

Berbagai macam produk unggulan UMKM Kecamatan Biduk-biduk di Berau Expo.(Tika/BT)
Berbagai macam produk unggulan UMKM Kecamatan Biduk-biduk di Berau Expo.(Tika/BT)

“Produk-produk ini merupakan produk UMKM dari masing-masing kampung. Jadi, semua produk unggulan dari kampung-kampung tersebut ada di sini,” jelas Khadijah.

Dalam pameran kali ini, sejumlah produk menjadi andalan Kecamatan Biduk-Biduk, di antaranya bombon tarik (bontarik), kacang goyang, ikan kering, ikan asin, abon, dan jabu.

Selain itu, tersedia pula aneka camilan seperti keripik singkong dan keripik pisang yang menjadi salah satu produk yang diminati pengunjung.

Keberagaman produk tersebut memperlihatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah potensi lokal menjadi produk pangan yang memiliki nilai tambah.

Hasil perikanan yang melimpah di wilayah pesisir dimanfaatkan menjadi berbagai olahan, seperti ikan kering, ikan asin, dan abon.

Sementara itu, bahan pangan lainnya diolah menjadi camilan yang praktis dan dapat dinikmati berbagai kalangan.

Berbagai macam produk unggulan UMKM Kecamatan Biduk-biduk di Berau Expo.(Tika/BT)
Berbagai macam produk unggulan UMKM Kecamatan Biduk-biduk di Berau Expo.(Tika/BT)

Menurut Khadijah, keripik singkong dan keripik pisang juga menjadi bagian dari produk yang menarik perhatian pengunjung.

Bahkan, keripik pisang yang dibawa untuk dipamerkan telah habis terjual, menunjukkan adanya minat masyarakat terhadap produk olahan lokal tersebut.

“Produk unggulan lainnya ada keripik singkong. Tadi juga ada keripik pisang, tetapi sudah habis,” ungkapnya.

Antusiasme pengunjung terhadap produk-produk yang ditampilkan menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran.

Melalui pameran, masyarakat tidak hanya dapat melihat produk yang dihasilkan, tetapi juga mengenal potensi usaha dan kreativitas para pelaku UMKM dari berbagai kampung.