BERAU TERKINI – Setelah 10 hari operasi, Tim SAR resmi menghentikan pencarian jurnalis hilang kontak di Selat Sunda.

Operasi SAR besar-besaran terhadap 5 jurnalis dan 3 awak kapal yang dilaporkan hilang kontak resmi dihentikan.

Diketahui sebanyak 5 jurnalis dari berbagai media dilaporkan hilang kontak di Selat Sunda usai hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Kini setelah 10 hari operasi pencarian, tak kunjung ditemukan total 8 korban tersebut.

Dilansir laporan CNN Indonesia, pihak SAR melalui Basarnas Banten resmi menghentikan operasi pencarian.

Erupsi Gunung Anak Krakatau (X/@bydesone)
Erupsi Gunung Anak Krakatau (X/@bydesone)

“Dari semua yang kita evaluasi, di awal tadi tentang aturan kami di Basarnas ini, operasi SAR tujuh hari, ketujuh juga kita lakukan pencarian tidak ada tanda-tanda, objek juga, tadi sudah disampaikan Polair dan TNI AL juga. Kalau mengacu pada peraturan kami tersebut, seharusnya kita sudah closed,” ujar Kepala Basarnas Banten, Al Amrad, dikutip dari laporan CNN Indonesia.

“Dari kami sendiri juga Basarnas Banten, kantor SAR Lampung dan kantor SAR Bengkulu (juga terlibat),” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya membuka opsi membuka kembali operasi pencarian jika ditemukan petunjuk atau objek yang mengarah pada 8 orang korban hilang kontak.

“Kami juga sudah menyampaikan e-brodcast, ke seluruh kapal yang melintas di Selat Sunda. Termasuk pencarian ke pulau-pulau tersebut,” ujarnya.

“Kami akan memperkuat lagi dengan e-brodcast, jika ada informasi atau temuan, tentu akan kami tindak lanjuti,” jelasnya.