BERAU TERKINI – Taman Sungai Dumaring Talisayan, Kabupaten Berau, menjadi salah satu destinasi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi kala libur akhir pekan.

Objek wisata ini menghadirkan perpaduan antara keindahan alam, wisata edukasi, serta upaya pelestarian lingkungan yang melibatkan masyarakat setempat.

Keindahan Sungai Dumaring menjadi daya tarik utama kawasan wisata ini.

Air sungai yang jernih mengalir di tengah rimbunnya perpohonan, menciptakan suasana yang sejuk dan menenangkan.

Taman Sungai Dumaring, Talisayang, Kabupaten Berau, Kaltim. (facebook/Asri Toldo)
Taman Sungai Dumaring, Talisayang, Kabupaten Berau, Kaltim. (facebook/Asri Toldo)

Pemandangan tersebut menjadikan Taman Sungai Dumaring sebagai pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin melepas penat dari rutinitas sekaligus menikmati keasrian alam Kabupaten Berau.

Tiket masuk TSD sangat terjangkau mulai dari Rp8-10 ribu.

Fasilitas yang dapat di nikmati pengunjung musola kafe bersantai di gazebo penginapan, berfoto di sejumlah spot yang di sediakan hingga menyusuri hutan yang masih alami.

Pengelola juga menyediakan wahana permainan seperti flying fox, outbound, dan paintball.

Lalu terdapat warung makan, bagi pengunjung yang ingin membawa bekal juga bisa.

Taman Sungai Dumaring, Talisayang, Kabupaten Berau, Kaltim. (facebook/Solichul Hadi)
Taman Sungai Dumaring, Talisayang, Kabupaten Berau, Kaltim. (facebook/Solichul Hadi)

Keberadaan wisata di Dumaring tidak hanya berorientasi pada sektor pariwisata semata.

Kawasan ini dikembangkan melalui konsep ekowisata yang mengedepankan keseimbangan antara pemanfaatan alam dan upaya konservasi.

Seluruh aktivitas wisata tetap memperhatikan kelestarian hutan dan ekosistem sungai agar tetap terjaga.

Konsep wisata berbasis masyarakat tersebut memberikan manfaat yang cukup besar bagi warga Kampung Dumaring.

Selain menciptakan lapangan pekerjaan perkembangan wisata juga mendorong tumbuhnya usaha kecil.

Seperti penyediaan kuliner, jasa pemandu wisata, penyewaan perlengkapan, hingga penjualan produk khas kampung kepada para pengunjung.

Tidak hanya menjadi tempat rekreasi, sungai Dumaring juga dimanfaatkan sebagai lokasi edukasi lingkungan.

Dengan potensi alam yang dimiliki, tempat tersebut menjadi salah satu contoh keberhasilan pengembangan wisata berbasis konservasi.