BERAU TERKINI — Persoalan di Kecamatan Pulau Derawan tidak hanya pada ancaman abrasi pantai, melainkan minimnya ketersediaan sarana transportasi yang dirasakan oleh warga di Kampung Pegat Batumbuk.
Camat Pulau Derawan, Ariyanto, mengungkapkan, kondisi transportasi di wilayah tersebut sangat sulit, sehingga memerlukan ruang diskusi bersama antara pemerintah dan masyarakat guna mencari solusi pengadaan transportasi reguler menuju Tanjung Redeb.
“Itu ternyata transportasi sangat susah, ini bagaimana kita mendiskusikan supaya baik dari pemerintah atau masyarakat itu bisa ada transportasi yang ke sini,” ungkapnya, Senin (12/10/2026).
Keberadaan sarana transportasi yang memadai dinilai sangat penting untuk menjamin kelancaran mobilitas penduduk lokal maupun pengunjung yang datang ke wilayah tersebut.

“Karena kita ke sana kalau tidak ada tujuan yang utama kita tidak akan sampai, demikian pun masyarakat yang ada di sana,” ujarnya.
Ia menilai permasalahan ini harus menjadi perhatian bersama, baik pemerintah maupun swasta, agar ketersediaan angkutan reguler setidaknya dapat beroperasi minimal tiga kali dalam sepekan.
Ketiadaan transportasi langsung kerap menyulitkan para pekerja pendatang yang bertugas di wilayah tersebut manakala harus kembali ke daerah asal secara mendadak.
“Paling tidak dalam seminggu ada 3 kali lah mungkin reguler transportasi. Kita pikirkan juga pegawai-pegawai yang ada di sana, yang mungkin bukan masyarakat di sana, jika ada keperluan yang mendadak ini tentunya sangat susah untuk kembali ke tempat asal mereka,” jelasnya. (*)
