BERAU TERKINI – Kondisi panas terik dua hari belakangan ini, menempatkan Kabupaten Berau sebagai daerah terpanas pertama di Indonesia.
Berdasarkan data BMKG, suhu maksimum di Berau mencapai 36,2 derajat celcius pada kemarin lusa.
Lalu kemarin, turun satu derajat menjadi 35,3 derajat celcius.
Kondisi tersebut dipengaruhi beberapa faktor ilmiah.
Pertama dominasi cuaca cerah hingga cerah berawan yang membuat radiasi matahari ke bumi maksimal.
Lalu berkurangnya tutupan awan pada siang hari.
Fenomena panas terik matahari tersebut menjadi kondisi biasa dalam siklus iklim kemarau yang dihadapi Indonesia saat ini.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap dampak suhu udara panas.
Paparan sinar matahari dapat membut dehidrasi, kelelahan akibat paparan panas (heat exhaustion).
Selain itu, meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah yang kering.
Atas situasi ini, Kepala Stasiun Meteorologi Ade Heryadi meminta kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Lalu menjaga ion tubuh agar tetap memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Pun ketika harus beraktivitas di luar ruangan, disarankan untuk memakai topi, payung dan dan atau tabur surya untuk mengurangi paparan sinar matahari.
“Tidak melakukan pembakaran hutan lahan yang bisa memicu kebakaran,” pesannya.
