BERAU TERKINI – BGN bakal mengubah skema pemberian insentif Rp 6 juta per hari untuk SPPG.

Badan Gizi Nasional atau BGN tengah mengevaluasi program makan bergizi gratis atau MBG.

Evaluasi tidak hanya sasaran penerima manfaat tetapi juga pemberian insentif bagi SPPG.

Diketahui sebelumnya, dapur MBG atau SPPG mendapatkan insentif Rp 6 juta per hari.

Namun skema pemberian insentif itu akan diubah oleh BGN dengan memastikan prinsip keadilan.

Ilustrasi memasak MBG di SPPG (bgn.go.id)
Ilustrasi memasak MBG di SPPG (bgn.go.id)

Dilansir laporan CNN Indonesia, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengaku masih mencari skema terbaik untuk pemberian insentif SPPG.

“Enggak juga dong yang 300 meter yang atau 400 (meter), ada bahkan yang 500 (meter) yang lebih bagus kok disamaratakan Rp6 juta? Kan nggak fair,” ujar Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dikutip dari laporan CNN Indonesia.

“Kami nanti akan membuat skema yang insentif yang lebih adil. Ya, misalnya gini, kan nggak nggak juga dong SPPG yang 200 meter yang cuma melayani 500 (penerima) eh katakanlah seribu orang insentifnya sama,” tambahnya.

Lebih jauh, pihaknya menegaskan anggaran untuk program MBG bakal berkurang signifikan.

Dia menyebut besaran program MBG akan jauh di bawah Rp 268 Triliun.

“Kalau angka, sementara ini mungkin saya belum bisa sebutkan,” ujarnya.

“Tapi sudah yang jelas sudah tidak Rp268 triliun, sudah jauh berkurang, tapi angkanya karena saya masih berjalan prosesnya,” tegasnya.