BERAU TERKINI — Gelaran Berau Expo 2026 kian semarak dengan puluhan tenda UMKM yang menjajakan kuliner, pakaian, hingga perhiasan.
Namun di balik kemeriahannya, isu harga sewa lapak Berau Expo 2026 yang tergolong tinggi sempat memicu keluhan pedagang.
Sebelum pameran dimulai, berhembus kabar tarif sewa tenda hingga Rp4,5 juta, padahal alokasi anggaran Berau Expo diperkirakan mencapai Rp2 miliar.
Bahkan, saat pelaksanaan berlangsung, muncul isu adanya pihak ketiga yang mematok harga sewa hingga Rp8 juta per lapak.

Saat dikonfirmasi di lapangan, Erman, seorang pedagang minuman, mengaku membayar sewa tenda sekitar Rp4 juta untuk durasi 10 hari pelaksanaan.
Ia mengaku telah mendaftar jauh hari dan tidak mengetahui perihal keterlibatan pihak ketiga.
“Sekitar Rp4 juta selama 10 hari,” ujarnya.
Sementara itu, pedagang kue bernama Yanti mendapatkan tarif yang lebih murah, yakni di kisaran Rp2 juta per tenda.
Ia menjelaskan, tarif sewa memang bervariasi bergantung pada jenis lapak, termasuk bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) tanpa tenda.
“Kurang tau ya, dia Rp2 jutaan beda-beda, kalau PKL juga beda, biasanya Rp1 juta sampai Rp1,5 juta,” katanya.
Pernyataan tersebut dibenarkan oleh Haura, salah satu PKL di arena pameran. Ia mengonfirmasi tarif lapak PKL seragam di angka Rp1 juta karena pedagang membawa payung atau pelindung sendiri.
“Semua sejuta ini di sini, tanggal 15 DP tanggal 17 lunas,” ucapnya. (*)
