BERAUTERKINI – Raksasa La Liga, Real Madrid, dilaporkan tengah bersiap menghadapi salah satu bursa transfer musim panas paling sibuk sekaligus krusial. Demi menyiasati tingginya harga pasar pemain bintang saat ini, manajemen Los Blancos kabarnya telah menyiapkan strategi cerdik yang dijuluki sebagai “Revolusi 23 Juta Euro”.
Langkah ini diambil menyusul badai perubahan yang akan menerpa separuh kekuatan skuad mereka. Beberapa nama besar seperti Dani Carvajal dan David Alaba dipastikan akan meninggalkan Santiago Bernabéu setelah masa kontrak mereka habis.
Ditambah lagi, ketidakpastian masa depan melanda lini pertahanan akibat cedera jangka panjang yang dialami Eder Militao, Ferland Mendy, dan Rodri.
Strategi Cerdas: Andalkan Pemain Akademi Berbiaya Murah
Alih-alih menggelontorkan dana triliunan untuk memboyong pemain megabintang baru, Real Madrid memilih untuk memulangkan dan mempromosikan talenta-talenta berbakat didikan akademi mereka sendiri La Fabrica.
Menariknya, paket perombakan lini tengah, belakang, dan sayap ini diprediksi hanya akan memakan biaya total sebesar 23 juta euro (sekitar Rp400 miliar), angka yang tergolong sangat murah bagi klub sekelas Madrid.
Berikut adalah tiga pilar utama dalam proyek Revolusi Hemat Real Madrid:
- Nico Paz (€9 Juta): Gelandang muda berbakat yang tampil spektakuler bersama Como hingga berhasil membawa klub tersebut menembus zona Liga Champions.
- Jacobo Ramon (€6 Juta): Bek tengah tangguh yang juga bersinar di Italia bersama Como dan kini masuk dalam radar pantauan pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente.
- Víctor Munoz (€8 Juta): Pemain sayap lincah yang menjadi salah satu sensasi terbesar di La Liga musim ini.
Amunisi Tambahan dari Lini Serang
Tak hanya memulangkan trio berbakat di atas, kekuatan lini serang Real Madrid juga dipastikan akan semakin tajam. Striker muda asal Brasil, Endrick, dijadwalkan kembali ke pangkuan Los Blancos setelah menjalani masa peminjaman yang sangat sukses di Olympique Lyonnais (OL).
Bersama klub Prancis tersebut, Endrick berhasil membuktikan ketajamannya dengan mencetak 15 kontribusi gol hanya dalam 20 pertandingan.
Kehadirannya diproyeksikan untuk mengisi slot lini depan sekaligus mengantisipasi kepergian penyerang muda lainnya, Gonzalo.
