BERAU TERKINI – Kabupaten Berau mencatat capaian gemilang di sektor investasi.
Sepanjang 2025, realisasi investasi di Bumi Batiwakkal mencapai Rp8,76 triliun atau 194,71 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp4,5 triliun.
Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengatakan, capaian tersebut menempatkan Kabupaten Berau sebagai daerah dengan persentase realisasi investasi tertinggi di Kalimantan Timur.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap potensi daerah.
“Kami terus mendorong kemitraan untuk menciptakan iklim investasi yang inklusif dan berkelanjutan. Alhamdulillah, Berau menempati peringkat pertama di Kalimantan Timur berdasarkan persentase realisasi investasi 2025,” ujarnya pada Berauterkini.

Memasuki 2026, Pemerintah Kabupaten Berau kembali memasang target investasi sebesar Rp8 triliun.
Hingga akhir triwulan kedua, realisasi investasi telah mencapai Rp3,6 triliun atau hampir setengah dari target tahunan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran, mengatakan, sektor pertambangan masih menjadi penyumbang investasi terbesar di daerah tersebut.
Selain pertambangan, sektor perkebunan dan ketahanan pangan juga masih menjadi fokus pengembangan investasi.
“Beberapa sektor masih sangat signifikan, seperti Kiani Kertas. Kalau yang lain masih rata-rata. Yang terbesar tetap sektor tambang, perkebunan, dan ketahanan pangan yang menjadi fokus kita,” ujar Nanang.
Meski demikian, Nanang menegaskan, Pemerintah Kabupaten Berau juga terus mendorong pengembangan investasi di sektor pariwisata.
Menurutnya, pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
“Kita tentu melihat sektor yang menjadi fokus daerah, yaitu pariwisata,” katanya.
Nanang menambahkan, pihaknya menghadiri kegiatan di Samarinda karena Kabupaten Berau mendapatkan nominasi investasi di tingkat Kaltim.
Nominasi tersebut diharapkan menjadi pintu gerbang sekaligus dorongan bagi investor untuk menanamkan modalnya di Berau.
“Hari ini kami ke Samarinda untuk menghadiri acara Berau mendapatkan nominasi investasi di Kalimantan Timur. Tentunya ini akan menjadi pintu gerbang dan dorongan bagi investor untuk masuk ke Berau,” terangnya.
Menurut Sri Juniarsih, tren positif investasi menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah dan penguatan ekonomi masyarakat.
Terlebih, Berau saat ini tengah mendorong transformasi ekonomi dengan memperkuat sektor-sektor potensial yang berkelanjutan.
Selain dikenal sebagai daerah penghasil sumber daya alam, Berau kini juga diarahkan menjadi kawasan pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM sebagaimana tertuang dalam dokumen perencanaan pembangunan nasional maupun provinsi.
“Investasi yang masuk diharapkan tidak hanya memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Pemerintah daerah akan terus berupaya menjaga kemudahan berusaha, memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha, serta menciptakan kepastian investasi agar target yang telah ditetapkan pada 2026 dapat tercapai. (*/Adv)

