BERAU TERKINI – Presiden Prabowo buka suara soal kasus hukum yang dihadapi eks pimpinan BGN.

Kejagung telah menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dalam kasus korupsi tata kelola MBG.

Mereka yang ditangkap dan ditahan Kejagung adalah eks Kepala BGN Dadan Hindayana, serta dua mantan Wakil Kepala BGN yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, ketiga nama tersebut sebelumnya dicopot oleh Presiden Prabowo dari posisi Kepala BGN dan Wakil Kepala BGN.

Menurut Presiden Prabowo, keputusan mencopot Kepala dan Wakil Kepala BGN bukanlah hal yang mudah.

Sebab dirinya percaya pimpinan di BGN tersebut bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

Presiden Prabowo saat hadiri acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition (YouTube/BPMI Setpres)
Presiden Prabowo saat hadiri acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition (YouTube/BPMI Setpres)

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo dalam acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Bogor, Jawa Barat pada Rabu (3/6/2026) yang dihadiri oleh Korwil BGN, Kepala SPPG hingga juru masuk dapur MBG.

“Saudara-saudara sebenernya saya sedih, karena saya terpaksa orang-orang yang saya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk tugas negara yang sangat berat,” ucap Presiden Prabowo.

“Tapi yang jelas mengganti mereka itu tidak ringan bagi saya, tapi saya ingat kata-kata almarhum ayahanda saya, Profesor Sumitro ‘Prabowo kalau suatu saat dalam keadaan bingung, ingat berpihaklah selalu kepada rakyatmu'” ujarnya.

Meski demikian, Presiden Prabowo mengaku tak ingin berkomentar lebih jauh soal penetapan tersangka kepada Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

“Saya tidak mau banyak komentar karena mereka-mereka ini menghadapi masalah penyelidikan hukum, karena itu saya tak boleh banyak komentar,” ucapnya.