BERAU TERKINI – Mensesneg Prasetyo Hadi mengumumkan perubahan kepemimpinan di dalam Badan Gizi Nasional.

Perubahan kepemimpinan terjadi di lingkungan Badan Gizi Nasional atau BGN.

Menurut Mensesneg Prasetyo Hadi, Presiden Prabowo telah memutuskan untuk merombak jajaran pimpinan BGN.

Badan yang menangani program makan bergizi gratis atau MBG itu bakal memiliki jajaran pimpinan baru.

Dilansir siaran YouTube BPMI Setpres deretan pimpinan yang dicopot meliputi Kepala BGN Dadan Hindayana hingga Wakil Kepala BGN termasuk Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Mensesneg Prasetyo Hadi dalam konferensi pers (YouTube/BPMI Setpres)
Mensesneg Prasetyo Hadi dalam konferensi pers (YouTube/BPMI Setpres)

“Bapak presiden ambil keputusan untuk lakukan pergantian di Badan Gizi Nasional. Pertama, saudara Dadan sebagai Kepala BGN, kedua saudara Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala BGN, ketiga saudara Sony Sonjaya sebagai Wakil BGN, tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama ini,” kata Prasetyo Hadi dikutip dari siaran YouTube BPMI Setpres.

Prasetyo Hadi menjelaskan, sebagai gantinya Nanik S Deyang akan menjabat kepala BGN yang baru.

Adapun posisi Wakil Kepala BGN akan diisi oleh Agustina Arumsari serta Mayjen TNI Trenggono.

“Untuk selanjutnya presiden memutuskan mengangkat saudari Nanik s Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, kemudian saudari Agustina Arumsari, dan saudara Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang baru,” jelasnya.

Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang (YouTube/Badan Gizi Nasional RI)
Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang (YouTube/Badan Gizi Nasional RI)

Prasetyo Hadi pun meminta kepada para pejabat yang baru agar segera bekerja dan melakukan konsolidasi internal dan memperbaiki tata kelola MBG.

“Kepada tiga pimpinan Badan Gizi Nasional yang baru, kami berharap untuk dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, dan tentu saja juga memperkuat koordinasi bersama dengan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, serta memastikan seluruh program Badan Gizi Nasional dapat tetap berjalan dengan sebaik-baiknya,” jarnya.

“Kita semua berharap kepemimpinan yang baru dapat mempercepat pelaksanaan program-program prioritas, memperbaiki kinerja, meningkatkan tata kelola organisasi, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat, terutama dalam hal upaya peningkatan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia,” pesannya.