BERAU TERKINI – Pemkab Berau berupaya menekan potensi kenaikan angka pengangguran dampak dari PHK massal.

Sejumlah perusahaan yang beroperasi di Berau khususnya di sektor tambang berencana melakukan PHK terhadap pekerjanya.

PHK dilakukan perusahaan karena sejumlah alasan, termasuk berakhirnya kontrak kerja operasional.

Guna mencegah naiknya angka pengangguran akibat dampak PHK, Pemkab Berau tengah berupaya mencari solusi.

Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan, pihaknya terus memikirkan langkah agar aktivitas perekonomian di Kabupaten Berau tetap berjalan di tengah adanya gelombang PHK.

“Pastinya seperti itu. Tapi kita akan terus memikirkan supaya ekonomi terus berjalan,” ujarnya pada Berauterkini.co.id

Menurutnya, OPD terkait akan terus mencari solusi untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus membuka peluang baru bagi masyarakat yang terdampak.

Salah satu upaya yang tengah diperhatikan pemerintah adalah mendorong hadirnya perusahaan atau investasi baru di Berau.

Dia menyebut terdapat peluang perusahaan baru yang akan beroperasi dan diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian serta membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.

“Mungkin ada solusi-solusi yang lain, seperti misalnya ada perusahaan yang akan buka dengan Kertas Nusantara, seperti itu,” katanya.

Ia menegaskan, Pemkab Berau tidak akan tinggal diam menghadapi kondisi tersebut.

Koordinasi dengan dinas terkait akan terus dilakukan untuk mencari langkah yang dapat menjaga roda perekonomian daerah sekaligus memberikan peluang bagi masyarakat.

“Insyaallah, kita tetap pikirkan melalui dinas yang terkait,” tegasnya.

“Kita juga terus memantau perkembangan PHK di sejumlah perusahaan dan dampaknya terhadap masyarakat maupun perekonomian Kabupaten Berau,” jelasnya.

Bupati Berau, Sri Juniarsih.
Bupati Berau, Sri Juniarsih.

Sebelumnya diberitakan, Disnakertrans Berau menyiapkan langkah antisipasi bertambahnya angka pengangguran pasca PHK di sektor tambang.

Disnakertrans Berau mengungkapkan adanya rencana pemutusan hubungan kerja atau PHK dari perusahaan di sektor tambang.

Dia menyebut ada beberapa faktor penyebab perusahaan memilih melakukan PHK pekerjanya.

Mulai dari efisiensi hingga berakhirnya kontrak kerja operasional.

Menurut Kabid Hubungan Industrial, Disnakertrans Berau Sony Perianda, rencana PHK dari salah satu perusahaan yang bergerak di sektor tambang itu akan berdampak pada angka pengangguran di Berau.

Karena itu, pihaknya kini tengah mempersiapkan langkah antisipasi guna mencegah meningkatnya angka pengangguran.

Beberapa langkah yang dipersiapkan seperti pelatihan kerja bagi pekerja yang terdampak PHK.

“Mereka dapat membuat JKP, dan misal nanti Ada pelatihan-pelatihan kami coba ikut sertakan sesuai syarat ketentuan,” kata Sony Perianda.