BERAU TERKINI – Kabar mengejutkan datang dari panggung sepak bola dunia. Presiden FIFA, Gianni Infantino, baru saja melempar wacana yang bikin geleng-geleng kepala.
Piala Dunia 2030 berpeluang mencetak sejarah baru. Bukan lagi 32 atau 48 tim, melainkan 64 tim peserta.
Wacana gila ini diungkapkan Infantino dalam wawancaranya bersama Blue Sport.
Menurutnya, keputusan resmi akan dianalisis dan dibahas oleh badan pengatur FIFA setelah gelaran Piala Dunia 2026 berakhir.

Ketika itu terjadi, tak menutup kemungkinan timnas nasional seperti Indonesia memiliki peluang untuk tampil di piala dunia selanjutnya.
Alasan FIFA: Beri Kesempatan Negara Kecil
Infantino pasang badan terkait ide kontroversial ini. Ia menilai sepak bola harus inklusif untuk seluruh dunia.
“Banyak negara bermimpi tampil di Piala Dunia. Kualitas sepak bola global terus berkembang,” ujar Infantino.
Bagi pria asal Swiss tersebut, menutup pintu bagi negara-negara kecil sama saja dengan mematikan kesempatan mereka untuk berkembang.

Ide ekstrem ini sebenarnya bukan murni dari Infantino. Usulan awal datang dari Asosiasi Sepak Bola Uruguay pada Maret 2025.
Gagasan itu kemudian diadopsi oleh Presiden Conmebol, Alejandro Domínguez.
Tujuannya satu: memberikan penghormatan khusus pada perayaan 100 tahun Piala Dunia pada edisi 2030 mendatang.

Kapan Keputusan Final Diambil?
Pinta pencinta bola harus sedikit bersabar. Kepastian format baru ini baru akan terlihat pada pertemuan Komite Eksekutif FIFA berikutnya, tepat setelah turnamen tahun ini tuntas.
Jika ketuk palu, format ini dipastikan bakal merombak total peta kompetisi sepak bola internasional.
