BERAU TERKINI – Pagar kantor gubernur Kaltim yang dilengkapi dengan kawat berduri berhasil dijebol massa aksi dari Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim.
Pagar yang telah diolesi dempul atau gris itu roboh juga setelah massa aksi perlahan menyingkirkan satu demi satu pembatas.
Mulai dari kawat berduri yang disingkirkan menggunakan tangan kosong yang dilapisi banner dan sarung tangan.
Lalu meringsek masuk ke sisi pagar kantor Gubernur yang memiliki tinggi tak sampai 150 centimeter.
Kondisi saat ini, aparat keamanan dan massa aksi sudah tanpa sekat pembatas.

Bahkan nampak dari video di laman Facebook Presisi Media, massa sudah masuk ke hampir sebagaian halaman akntor gubernur Kaltim.
Massa pun ditenangkan Jendral Lapangan Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim, Faturrahman.
“Teman-teman tenang. Ada masyarakat umum di tengah kita, jangan kecewakan meraka karena ulah kita sebagai mahasiswa,” kata dia.
Dia meminta massa untuk bersabar.
Sebab massa masih menantikan kehadiran Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan wakilnya Seno Aji yang masih berada didalam kantor tersebut.
“Ada jam-nya (waktu) sabar,” pesan dia.
Hingga berita ini ditayangkan, Rudy Mas’ud dan Seno Aji belum juga menemui massa aksi.
Berikut tuntutan massa aksi dari Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim;
Adapun tiga poin utama yang disuarakan dalam aksi tersebut meliputi:
- Evaluasi terhadap program pemerintah daerah.
- Penghentian praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta politik dinasti di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
- Mendorong penggunaan hak angket DPRD untuk mengkaji kebijakan gubernur dan wakil gubernur.
Ketiga poin tersebut dinilai sebagai bentuk aspirasi publik yang perlu mendapat perhatian serius dari lembaga legislatif.

