BERAU TERKINI – Pelatih Real Madrid Jose Mourinho naik pitam dalam situasi kemenangan Real Madrid 1-0 vs Villareal di La Liga.

Kemarahan Mourinho berkat keputusan wasit Isidro Diaz de Mera yang dianggap merugikan tim jelang laga El Clasico.

Isidro memberikan kartu merah kepada Vinicius Junior yang melakukan pelanggaran dengan menarik rambut Nathan Saliba.

Kartu merah itu memunculkan banyak spekulasi tentang absennya Vini dalam laga El Clasico vs Barcelona 25 Oktober ini.

Momen Vinicius Junior diberikan kartu merah oleh wasit. (x/@ayubafootball)
Momen Vinicius Junior diberikan kartu merah oleh wasit. (x/@ayubafootball)

Sebab pemain akan terancam absen dua sampai tiga pertandingan bila melakukan pelanggaran dalam situasi dengan atau tanpa bola.

Mourinho bahkan meninggalkan awak media dengan menolak proses konferensi pers dalam setiap laga usai.

Sikap itu dia ambil demi memastikan dirinya tak diberikan skors serupa. Sebab dia ingin bersama dengan semua skuad Real Madrid saat laga El Clasico.

Namun kartu merah Vinicius bukan penyulut utama kemarahan Mourinho.

Kekecewaan terhadap wasit juga dia sempat utarakan ketika kalah dalam laga Derby Madrid pada akhir September lalu.

Pelanggaran keras terhadap Federico Valverde oleh Lee Kang-in hanya berbuah kartu kuning.

Kemarahan ini membuncah dengan banyaknya bumbu konfllik di dalam lingkaran manajemen Real Madrid.

Selain kasus suap wasit atau negreira Barcelona, pihak Real Madrid juga mendapatkan tekanan besar atas prestasi yang diraih Real Madrid saat ini.

Karena Barcelona masih berada di puncak klasemen, tertinggal 6 poin.

Aksi diam Mourinho ini diperkirakan akan terus berlanjut sampai laga UEFA Champions League pada Kamis mendatang.

Namun setiap sikap Real Madrid kerap dibuka ke publik dalam laman resminya dan patut untuk dinantikan pasca laga vs Roma nanti.