BERAU TERKINI – Penyaluran tunjangan profesi guru atau TPG untuk guru madrasah lulusan PPG 2025 belum bisa dilakukan karena keterbatasan anggaran.
Kemenag melalui Dirjen Pendidikan Islam menyampaikan soal penundaan pembayaran tunjangan profesi guru (TPG) kepada Guru Madrasah.
Penundaan pembayaran TPG itu berlaku khusus bagi guru dan kepala madrasah lulusan pendidikan profesi guru atau PPG 2025.
Hal itu tertuang pada Surat Nomor B-21/DLLII/KS/02/2026 tertanggal 25 Februari 2026 yang ditandatangani oleh Direktur GTK Madrasah, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag.
Dalam surat yang dilihat Berauterkini.co.id, Jumat (27/2/2026) pihak Dirjen Pendidikan Islam Kemenag menjelaskan alasan tidak bisa membayarkan TPG kepada guru madrasah lulusan PPG 2025.
Salah satunya karena ketersediaan alokasi anggaran.
“Berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama No 85/SJ/KU.00.2/01/2026 tanggal 27 Januari tentang Pembayaran Tunjangan Profesi Guru bagi Guru/Dosen yang Dinyatakan Lulus Sertifikasi Guru/Dosen tahun 2025,” tulis surat itu.
“Maka pembayaran Tunjangan Profesi Guru bagi Guru dan Kepala Madrasah lulusan PPG tahun 2025 (meskipun telah mendapatkan NRG) untuk sementara belum dapat dibayarkan sampai dengan tersedianya alokasi anggaran,” lanjutnya.

Pihak Dirjen Pendidikan Islam Kemenag pun meminta kepada para Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag di tiap provinsi untuk melakukan pendataan ulang data guru madrasah.
“Melakukan proses penyesuaian data, termasuk pengaturan status keaktifan guru, penyesuaian data guru mutasi, ajuan penerbitan NRG bagi lulusan PPG yang telah memiliki sertifikat pendidik namun belum mendapatkan NRG, serta penginputan jadwal mengajar dan beban kerja guru,” tulisnya.
Dirjen Pendidikan Islam Kemenag juga meminta kepada para Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag untuk bisa mengambil langkah taktis untuk pencairan TPG di bulan Maret 2026.
“Seluruh Kepala Bidang serta pihak terkait diharapkan mengambil langkah-langkah cepat dan taktis guna memastikan pencairan TPG dapat dilakukan selambat-lambatnya 16 Maret 2026,” jelasnya.
