BERAU TERKINI – Masa depan Jose Mourinho kembali menjadi pusaran spekulasi terpanas di bursa transfer musim panas ini. Pelatih legendaris berjuluk The Special One tersebut kini tengah berkejaran dengan waktu terkait klausul kontrak uniknya di Benfica yang tersisa hitungan jam saja.

Klausul khusus yang dikenal sebagai “Klausul 10 Hari” ini dijadwalkan hangus pada hari Selasa, 26 Mei 2026, tepat pukul 00.00 malam. Jika ada klub yang ingin memboyong Mourinho dengan harga miring, hari inilah batas akhirnya.

Asal-usul Klausul Rahasia Rui Costa

Banyak yang mengira klausul ini sengaja dibuat karena adanya ketertarikan dari raksasa Spanyol, Real Madrid. Namun, fakta di balik kontrak tersebut justru jauh berbeda.

Klausul ini lahir saat Mourinho resmi menukari Benfica pada September 2025. Saat itu, Presiden Benfica, Rui Costa, tengah menghadapi pemilu internal klub yang sangat sengit melawan Joao Noronha Lopes. Demi melindungi klub—serta memberi ruang bagi presiden baru andai dirinya kalah—Rui Costa menyisipkan klausul yang mengizinkan kedua belah pihak memutuskan kontrak dalam waktu 10 hari setelah laga resmi terakhir musim 2025/26 berakhir.

Meski Rui Costa akhirnya menang mutlak dengan 65% suara pada November lalu, klausul tersebut tetap aktif dan kini menjadi “bom waktu” bagi Benfica.

Pelatih Benfica Jose Mourinho. (x/@Iconic_Mourinho)
Pelatih Benfica Jose Mourinho. (x/@Iconic_Mourinho)

Real Madrid Intip Peluang, Benfica Ketar-ketir

Laga terakhir Benfica musim ini terjadi pada 16 Mei lalu melawan Estoril. Artinya, Selasa ini adalah kesempatan terakhir bagi Mourinho, atau klub peminat seperti Real Madrid, untuk memutus kontrak hanya dengan membayar biaya kompensasi sebesar 3 juta euro net (atau sekitar 7 juta euro bruto termasuk pajak).

Jika tenggat waktu ini terlewati, kontrak Mourinho akan otomatis kembali ke mode normal hingga tahun 2027. Artinya, klub mana pun yang menginginkan jasanya harus melakukan negosiasi panjang dan siap merogoh kocek yang jauh lebih dalam karena Benfica dipastikan akan mematok harga selangit.

Di sisi lain, Real Madrid di bawah Florentino Perez dikabarkan terus memantau situasi ini secara intensif. Meski proses internal di kubu El Real sedikit melambat karena regulasi statuta klub, agen Mourinho dilaporkan terus menjalin komunikasi aktif.

Bagi Benfica, ketidakpastian ini sangat merugikan. Mereka harus segera bertanding di babak kualifikasi kedua Europa League pada 23 Juli mendatang—hanya empat hari setelah final Piala Dunia. Jika Mourinho hengkang di menit-menit akhir, perencanaan skuad Benfica dipastikan bakal berantakan.

Apakah The Special One akan melakukan comeback dramatis ke Santiago Bernabeu sebelum jam berganti? Ataukah ia memilih bertahan dan menuntaskan proyeknya di Portugal? Kita tunggu pembuktiannya malam ini.