BERAU TERKINI – Para mahasiswa yang tergabung dalam gerakan Aliansi Rakyat Kaltim alias ARAK bakal kembali mengepung gedung kantor DPRD Kaltim di Karang Paci, hari ini.

Para mahasiswa melalui akun sosial media @mahasiswamelawan.co, menyerukan kampanye ajakan untuk mengawal langsung proses penentuan sikap atas hak angket.

Dikabarkan sebelumnya, pada Senin 4 Mei 2026 ini, dewan di DPRD Kaltim akan menggelar rapat pimpinan untuk memutuskan pembentukan hak angket.

Pengawalan tersebut untuk memastikan pembentukan panitia khusus hak angket berjalan sesuai harapan masyarakat, sebab masih berpotensi tak dijalankan.

Pembentukan pansus hak angket tersebut merupakan tuntutan massa yang berdemonstrasi pada peringatan Hari Kartini pada 21 April 2026 lalu.

Mekanisme sah yang dianggap para demonstran akan menjadi jalan untuk menguak kebijakan Pemprov Kaltim yang tak pro-rakyat.

Pemasangan spanduk yang bertuliskan kritik terhadap pemerintah di jembatan Mahakam Samarinda. (instagram/@mahasiswamelawan.co)
Pemasangan spanduk yang bertuliskan kritik terhadap pemerintah di jembatan Mahakam Samarinda. (instagram/@mahasiswamelawan.co)

Dalan seruan ajakan itu, mahasiswa menuliskan seruan kampanye partisipasi dalam aksi hari ini.

Memasang banyak tulisan-tulisan ajakan dan kritik terhadap Pemprov Kaltim.

Seperti tulisan ‘Vox Populi Vox Dei, Suara Rakyat Suara Tuhan’.

Lalu ‘Buruh Tercekik, Pendidikan Jadi Alat Politik’.

Ada pula kritik terkait kursi pijat Gubernur Kaltim Rudy Masud, ‘Marwah itu Kesejahteraan Buruh dan Pendidikan, Bukan Kursi Pijat Pejabat’.

Diketahui, mahasiswa berencana akan mengerahkan sampai 1.500 massa untuk mengepung kantor DPRD Kaltim.

Aksi tersebut rencananya akan digelar pada pukul 14.00 Wita hari ini.