BERAU TERKINI – Rentetan kebakaran yang terjadi di Kampung Sei Bebanir Bangun, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, menjadi perhatian pemerintah kampung.

Jarak yang cukup jauh dari posko induk pemadam kebakaran dinilai menjadi kendala dalam penanganan kebakaran, terutama di kawasan permukiman yang didominasi rumah berbahan kayu.

Kepala Kampung Sei Bebanir Bangun, Muclistriyadi, menyebut, kebakaran yang menimpa warganya pada Sabtu (24/10/2026) malam menambah daftar kejadian sepanjang 2025-2026.

Menurut Muclistriyadi, kejadian yang berulang seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar memperkuat layanan pemadam kebakaran di wilayahnya.

“Sudah seharusnya Kampung Sei Bebanir Bangun memiliki posko pembantu pemadam kebakaran. Bisa ditempatkan di Trans Bangun atau Bebanir, karena jarak dari posko induk cukup jauh,” ujarnya.

Kepala Kampung Sei Bebanir Bangun, Muclistriyadi (tengah).
Kepala Kampung Sei Bebanir Bangun, Muclistriyadi (tengah).

Ia menilai, keberadaan posko pembantu sangat penting untuk mempercepat penanganan ketika kebakaran terjadi. 

Sebab, selama ini petugas harus menempuh perjalanan dari posko induk di Tanjung Redeb menuju lokasi kejadian.

Muclistriyadi menyebut, jarak menuju wilayahnya sekitar delapan kilometer dari posko pemadam kebakaran di Tanjung Redeb dengan waktu tempuh diperkirakan mencapai 20-30 menit.

“Itu juga bergantung kondisi perjalanan,” katanya. 

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri saat api melalap rumah warga. Terlebih, sebagian besar rumah di Kampung Sei Bebanir Bangun berbahan kayu, sehingga api berpotensi cepat membesar dan menghanguskan bangunan sebelum petugas tiba di lokasi.

Karena itu, keberadaan posko pembantu diharapkan dapat memangkas waktu respons petugas sekaligus meningkatkan peluang penyelamatan warga dan harta benda ketika kebakaran terjadi.

“Kami menilai, usulan ini bukan sekadar penambahan fasilitas, melainkan kebutuhan perlindungan bagi masyarakat yang berulang kali menghadapi ancaman kebakaran,” jelasnya. 

Muclistriyadi berharap Pemerintah Kabupaten Berau dapat merealisasikan penempatan posko pembantu pemadam kebakaran pada 2027 mendatang.

Ia ingin masyarakat Sei Bebanir Bangun memiliki akses layanan pemadam kebakaran yang lebih dekat, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat ketika keadaan darurat terjadi.

“Kehadiran posko pembantu saya yakin memperkuat kesiapsiagaan dan meminimalkan risiko kerugian yang lebih besar di Kampung Sei Bebanir Bangun,” tegasnya.

Tak lupa, dirinya juga menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang dialami warganya dan berharap kejadian serupa tak kembali terjadi di kampungnya. (*)