BERAU TERKINI – Keterbatasan pendapatan daerah mulai berdampak terhadap pembiayaan dan belanja Pemerintah Kabupaten Berau. 

Belum terealisasinya transfer dari pemerintah pusat serta pengurangan dana dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyebabkan pendapatan Berau tidak sesuai target.

Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut, ketidakpastian penerimaan dana dari pemerintah pusat dan pengurangan dana dari provinsi berdampak terhadap seluruh pembiayaan dan belanja daerah.

“Ya, dikarenakan tidak terealisasi transfer dari pemerintah pusat dan pengurangan dana dari pemerintah provinsi, sehingga pendapatan tidak sesuai target,” ujarnya pada Berauterkini.

Menurut Said, dampak keterbatasan anggaran tersebut tidak hanya dirasakan pada pembiayaan rutin pemerintahan, tetapi juga menyentuh pelaksanaan pekerjaan fisik di daerah.

“Sehingga berdampak pada semua pembiayaan atau belanja daerah, termasuk pekerjaan fisik,” jelasnya.

Kondisi ini menjadi perhatian karena pembiayaan proyek fisik berkaitan langsung dengan pelaksanaan pembangunan daerah. 

Ketika penerimaan tidak mencapai target, pemerintah daerah perlu menyesuaikan kemampuan belanja dengan ketersediaan anggaran. (*)