BERAU TERKINI – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi penyakit yang paling banyak ditangani di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kampung Bugis.
Berdasarkan data Sistem Monitoring Tren Puskesmas (Si Motren) periode minggu 33-34 atau 18-29 Agustus 2026, tercatat sebanyak 198 kunjungan pasien ISPA dalam dua pekan terakhir.
Data yang dipublikasikan melalui akun Instagram resmi Puskesmas Kampung Bugis menunjukkan, kasus ISPA mengalami peningkatan dari 95 kunjungan pada minggu ke-33 menjadi 103 kunjungan pada minggu ke-34.
Tren kasus ISPA selama periode tersebut tercatat berfluktuasi dengan puncak kunjungan terjadi pada 26 Agustus 2026 yang mencapai 33 kasus dalam satu hari.

Selain ISPA, Puskesmas Kampung Bugis juga mencatat sejumlah penyakit lainnya.
Kunjungan pasien diare akut selama dua minggu terakhir mencapai 21 kasus.
Sementara itu, kasus Influenza Like Illness (ILI) tercatat sebanyak 12 kunjungan yang seluruhnya terjadi pada minggu ke-33, sedangkan pada minggu ke-34 tidak ditemukan kasus baru.
Penyakit lain yang turut terpantau yakni varicella atau cacar air sebanyak lima kunjungan, scabies dua kunjungan, serta satu kasus pneumonia selama periode pemantauan.
Dari sisi sebaran wilayah, mayoritas pasien ISPA berasal dari Kelurahan Karang Ambun dengan jumlah 60 orang.
Disusul Kelurahan Gayam sebanyak 51 orang dan Kelurahan Bugis sebanyak 22 orang.
Puskesmas Kampung Bugis juga mencatat kelompok usia yang paling banyak mengalami ISPA berasal dari kelompok bayi, balita, dan anak usia 5-9 tahun.
Meningkatnya kunjungan ISPA dalam beberapa pekan terakhir menjadi perhatian mengingat kondisi kualitas udara di Berau yang masih terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. (*)
