BERAU TERKINI – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Berau kian meluas dan mengancam kawasan pemukiman penduduk. 

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mandiri guna mencegah dampak kebakaran yang semakin parah.

Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengungkapkan, intensitas kebakaran terus meningkat tajam beberapa pekan terakhir. 

Kebakaran bahkan sempat terjadi selama lima hari berturut-turut di kawasan Limunjan, Kecamatan Sambaliung. 

Sementara di Kampung Labanan, dalam sehari petugas bisa menangani hingga lima kali peristiwa kebakaran.

Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan. (IST)
Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan. (IST)

“Kemudian di lain-lain, di seluruh kecamatan, hampir seluruh kecamatan itu beberapa kali terjadi karhutla,” ujar Rakhmadi.

Melihat situasi yang kian mengkhawatirkan, Rakhmadi menegaskan penanganan Karhutla membutuhkan keseriusan seluruh pihak. 

Meski dukungan armada dan BBM dari sektor swasta terus mengalir, kesadaran masyarakat di sekitar pemukiman padat tetap menjadi benteng pertahanan utama.

“Karena ini sebenarnya sudah sangat meluas, diharapkan masyarakat, terutama di dekat pemukiman-pemukiman harus membentengi diri,” harapnya.

Sebagai langkah pencegahan awal, masyarakat diminta aktif memantau lingkungan sekitar dan menyingkirkan benda-benda yang berpotensi memicu timbulnya api. 

Disdamkarmat mengimbau warga agar tidak menumpuk atau menyimpan bahan berbahaya yang mudah terbakar di dekat area tempat tinggal.

“Artinya jangan sampai di dekat rumahnya itu ada bahan-bahan yang bisa memang menjadi bahan kebakaran,” tutupnya. (*)