BERAU TERKINI – Bupati Sri Juniarsih meminta operasi modifikasi cuaca yang dilakukan oleh BNPB dan BMKG dilanjutkan.

Operasi modifikasi cuaca (OMC) yang tengah dilakukan oleh BNPB dan BMKG memasuki hari kelima pada Jumat (28/8/2026).

Namun OMC di Berau yang bertujuan untuk menciptakan hujan buatan belum mampu mengatasi dan memadamkan api karhutla secara keseluruhan.

Bahkan jumlah titik panas atau hotspot di Berau pada Kamis (27/8) meningkat menjadi 351 titik dari sebelumnya 123 titik pada Rabu (26/8) lalu.

Merespons kondisi itu, Bupati Berau Sri Juniarsih meminta kepada BNPB dan BMKG untuk terus melanjutkan OMC meski sudah memasuki hari kelima atau hari terakhir sejak pertama kali dimulai pada Senin (24/8) lalu.

Menurut Sri Juniarsih langkah OMC memiliki peluang besar untuk memadamkan api karhutla dan mengurangi kabut asap.

Bupati Berau Sri Juniarsih saat meninjau persiapan OMC atasi karhutla Berau di Bandara Kalimarau (Diva/BT)
Bupati Berau Sri Juniarsih saat meninjau persiapan OMC atasi karhutla Berau di Bandara Kalimarau (Diva/BT)

“Saya akan kembali komunikasi dengan BNPB pusat agar tetap bertahan di Kabupaten Berau,” kata Sri Juniarsih dikutip dari akun Instagram Prokopim Berau.

“Menurut saya, penanganan karhutla harus sampai selesai. Karena hingga saat ini kebakaran hutan masih kerap terjadi,” tambahnya.

Sri Juniarsih menegaskan Pemkab Berau akan mendukung upaya OMC yang tengah dilakukan oleh BNPB, BMKG serta instansi pemerintah pusat lainnya.

Dirinya juga mengajak masyarakat Berau untuk bekerja sama mengatasi karhutla serta mencegah meluasnya api karhutla.

“Marilah kita bersama-sama menjaga diri dan lingkungan dari ancaman karhutla. Jika melihat titik api, segera laporkan agar dapat cepat ditangani dan kondisi bisa segera diatasi,” pesannya.