BERAU TERKINI – Kabut asap yang memicu penurunan jarak pandang mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau Berau pagi ini.
Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), visibilitas penerbangan berada di rentang 1.500-7.000 meter.
Akibat keterbatasan jarak pandang tersebut, penerbangan maskapai Batik Air rute Jakarta–Berau terpaksa dialihkan (divert) sementara ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan.
Kepala Bandara Kalimarau, Patah Atabri, menjelaskan, pengalihan dilakukan demi keselamatan penumpang hingga kondisi udara membaik.
“Jika jarak pandang di Bandara Berau membaik pesawat Batik Air akan terbang dari BPN ke Berau,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (22/8/2026).
Patah menambahkan, sejauh ini belum ada jadwal penerbangan yang dibatalkan secara resmi.
Pengalihan sementara tersebut sejauh ini baru dialami oleh satu armada Batik Air.
Berdasarkan prakiraan BMKG Bandara Kalimarau, kondisi jarak pandang umumnya membaik seiring berjalannya siang.
Pihak otoritas bandara berharap tren tersebut membuat operasional penerbangan kembali normal.
“Tadi pagi jarak pandang 1.500 meter, semoga nanti siang membaik menjadi di atas 3.500 meter,” ungkapnya. (*)
