BERAU TERKINI – Striker Atletico Madrid, Julian Alvarez belum menemukan momentum untuk membuktikan pemulihan mentalnya hingga di pekan ke 8 La Liga.

Terakhir gol yang Julian ciptakan, saat membela Argentina di Piala Dunia 2026 vs Swiss.

Pasca kembalinya ke turnamen domestik, Julian benar-benar terkena serangan mental serius.

Akibat kecerobohannya yang mengutarakan keinginan pindah ke Barcelona tanpa persetujuan petinggi di Atletico.

Pendukung setia Los Rojiblancos pun tersulut, bahkan meneriakkan sorakan yang membuat mental Julian semakin jatuh.

Namun suasana telah berubah. Diego Simeone telah memaafkannya dan menurunkannya sebagai pemain pengganti.

Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone. (atleticodemadrid.com)
Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone. (atleticodemadrid.com)

Bahkan di Champions League, dirinya dipasang sebagai pemain utama. Saat Atletico tumbang 2-1 vs Liverpool.

Dukungan moral tak hanya datang dari Simeone. Sang kapten Koke secara tegas mengiginkan agar Julian bisa kembali bermain bagus.

Ia menjadi pemain inti yang meyakini bila Julian bisa tampil lebih baik dari sebelumnya.

Bahkan, tak jarang mengajukan nama Julian untuk menjadi starter di setiap laga Atletico Madrid.

“Kami harus membiarkan anak itu bermain, menikmati dirinya sendiri, dan melakukan pekerjaannya, yaitu bermain sepak bola,” tegas Koke dalam laporan Marca.

Pun demikian Kiper senior Atletico Jan Oblak. Dia meminta kepada seluruh pihak untuk melupakan kasus yang telah berlalu.

Menurutnya yang terpenting saat ini, memastikan Atletico dapat mengangkat gelar La Liga dan UEFA Nations League.

“Dia bersama kami, kami mendukungnya, dia memberikan yang terbaik,” ungkapnya.

Di laga derby vs Real Madrid, Julian Alvarez mendapatkan banyak pujian. Dia bermain baik dalam menyerang dan membantu pertahanan.

Tak jarang setiap aksinya telah mendapatkan tepuk tangan para penggemar Atletico.

Kondisi yang diharapkan dapat memulihkan mental Julian dan bisa kembali ke performa terbaiknya.