BERAU TERKINI – Diduga depresi, pemuda berinisial RD (24) di Kampung Suka Murya, Kecamatan Talisayan, ditemukan meninggal gantung diri, Senin (25/5/2026).

“Benar. Korban ditemukan pihak keluarga pada Senin sore sekira pukul 17.09 WITA,” kata Kapolsek Talisayan, AKP Rachmat Wiwid Dianto, Selasa (26/5/2026).

Dia menjelaskan, korban ditemukan setelah pihak keluarga melakukan pencarian lantaran RD tak kunjung pulang sejak siang hari.

Saat itu, ibu dan istri korban mulai merasa khawatir karena RD pergi sejak pukul 14.00 WITA.

Biasanya korban sudah kembali ke rumah menjelang atau setelah salat Asar. Rasa cemas itu membuat kakak korban berinisiatif mencari keberadaannya.

WhatsApp Image 2026 05 26 at 15.06.42 e1779783663699

Dalam proses pencarian, keluarga memanfaatkan teknologi dengan melacak posisi korban melalui aplikasi Google Maps yang terhubung dengan akun email di ponsel.

“Pihak keluarga melihat titik lokasi korban di aplikasi maps tidak bergerak sama sekali. Lokasinya di area rumah pondok. Karena curiga, kakak korban langsung turun ke lokasi untuk memastikan,” ujarnya.

Saat tiba di lokasi, kondisi pondok terlihat tertutup rapat. Namun, salah satu jendela seng dalam keadaan terbuka sehingga menimbulkan kecurigaan. Keluarga korban kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk mendobrak pintu pondok.

“Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi tergantung di dalam pondok. Kondisinya sudah meninggal,” jelasnya.

Pihak keluarga pun segera memotong tali yang menjerat leher korban dan mengevakuasinya menggunakan sepeda motor menuju rumah duka.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan Kepala Kampung Suka Murya kepada Bhabinkamtibmas setempat dan diteruskan ke Polsek Talisayan untuk penanganan lebih lanjut.

“Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga pernah mengalami depresi atau gangguan mental beberapa waktu lalu,” katanya.

Kini, pihak keluarga juga telah mengikhlaskan kepergian korban dan menolak dilakukan visum maupun otopsi.

“Pihak keluarga meminta jenazah langsung dipulangkan untuk segera dimakamkan di Kampung Suka Murya,” tambahnya.

Meski demikian, Unit Reskrim Polsek Talisayan tetap melakukan penyelidikan dan pendalaman di lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada unsur pidana lain dalam peristiwa tersebut.

“Tetap kami panggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan,” pungkasnya. (*)