BERAU TERKINI — PT Berau Coal menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan fasilitas pelabuhan dengan menggelar Training IMO Model Course 3.24-3.25 and Table Top Exercise International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code 2026 pada 26–28 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan sinergi lintas instansi, meliputi Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tanjung Redeb, Pos TNI AL Berau, serta Sat Polairud Polres Berau.
Shipping Manager & PJK3L Marine PT Berau Coal, Sandy Santosa, menjelaskan, sebagai fasilitas pelabuhan yang memegang Statement of Compliance of a Port Facility (SoCPF), latihan keamanan berkala merupakan kewajiban sesuai standar ISPS Code dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 134 Tahun 2016.
“Kegiatan hari ini merupakan pemenuhan kewajiban tersebut, sekaligus wujud komitmen PT Berau Coal dalam menjaga keamanan fasilitas pelabuhan,” ujarnya.

Ia menambahkan, simulasi ini bertujuan menguji efektivitas Port Facility Security Plan (PFSP), keandalan jalur komunikasi, serta koordinasi antara tim internal PT Berau Coal dengan Port Security Committee dan aparat penegak hukum saat menghadapi ancaman di perairan.
“Terutama gangguan terhadap keamanan di fasilitas pelabuhan PT Berau Coal, di mana di sini kita ada Port Facility Security Plan yang ada di kita, kita berkoordinasi dengan Port Security Committee yang ada di Berau,” jelasnya.
Apresiasi turut disampaikan Kepala KUPP Kelas II Tanjung Redeb melalui perwakilannya, Sukriyadi, yang memuji kepatuhan PT Berau Coal dalam memenuhi standar keamanan fasilitas pelabuhan ekspor.
“Saya harap tidak sebatas sampai di tabletop, tetapi memang bisa diterapkan di lapangan bagaimana komunikasi, bagaimana prosedur yang seharusnya dijalankan oleh PT Berau Coal,” harapnya.
Senada, perwakilan Komandan Pos TNI AL Berau, Bahari Nur Ikram, menyampaikan, simulasi meja (tabletop) ini sangat penting untuk mematangkan alur komunikasi operasional sebelum diterapkan penuh di lapangan.
“Untuk selanjutnya, sebagai pelaksanaan apa pun yang terjadi mungkin semisal di lapangan ataupun yang kita laksanakan drill ini terjadi di lapangan mungkin setidaknya kita sudah maksimal pada saat pelatihan,” jelasnya.
Kasat Polairud Polres Berau, AKP Musjaya, menekankan pentingnya latihan rutin untuk menjaga Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) di jalur perairan serta mengedukasi para pengguna jasa laut.
“Kami dari Polres Berau, dalam hal ini Satpolairud, memberikan informasi kepada seluruh pengguna jalur di perairan untuk tetap mematuhi aturan yang ada, terutama dalam hal ini kapal tetap mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan,” tutupnya. (*/Adv)
