BERAU TERKINI — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau menaruh harapan besar agar pembangunan gedung olahraga baru di Jalan Gatot Subroto dapat segera terealisasi.

Pembangunan tahap awal gedung tersebut telah masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2026 dengan alokasi dana yang dianggarkan sekitar Rp9,3 miliar.

Kepala Dispora Berau, Amiruddin, menyatakan, keberadaan gedung ini nantinya akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat karena dapat difungsikan sebagai pusat kegiatan yang multiguna.

Kehadiran gedung baru ini dianggap sangat mendesak mengingat saat ini Kabupaten Berau hanya memiliki satu gedung olahraga utama di Jalan Pemuda yang kerap mengalami kelebihan kapasitas saat menyelenggarakan kegiatan populer seperti futsal.

Amiruddin menjelaskan, gedung yang akan dibangun di belakang kantor Dispora tersebut akan jauh lebih representatif dan saat ini prosesnya sudah memasuki tahap perencanaan fisik.

“Kita tidak mencari-cari lagi, karena semua event bisa multiguna di sini,” ungkap Amiruddin.

Dispora juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD Berau yang telah memberikan aspirasi serta menginisiasi pembangunan fasilitas ini.

Keunggulan lain dari proyek ini adalah pemanfaatan lokasi tanah yang sudah menjadi milik pemerintah daerah. 

Sehingga, tidak memerlukan proses pembebasan lahan lagi yang sering kali memakan waktu lama.

Dengan adanya gedung yang lebih luas, Berau diharapkan tidak lagi mengalami kesulitan fasilitas saat menyelenggarakan agenda olahraga skala besar.

“Ternyata kita punya lokasi tanah yang Alhamdulillah sudah tidak dibebaskan, sudah milik pemerintah daerah,” ujarnya.

Secara berkelanjutan, Dispora berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan olahraga di Kabupaten Berau serta mendorong partisipasi aktif warga dalam setiap agenda yang telah terjadwal.

Amiruddin berharap inisiatif dari komunitas olahraga lokal terus tumbuh.

Sementara, pemerintah akan memberikan dukungan pada event-event berskala besar yang berpotensi menarik minat peserta internasional, sebagaimana kesuksesan ajang lari di Maratua sebelumnya.

“Kami biarkan saja mereka, karena memang di mana-mana, kayak di Jawa Timur memang harus mereka berinisiatif sendiri, tetapi kami yang lebih besar mungkin yang open yang besar, ya syukur-syukur bisa pelari-pelari internasional seperti kita di Maratua kemarin,” pungkasnya. (*)