BERAU TERKINI – Kendati bangunan fisik Balai Latihan Kerja (BLK) Berau di kawasan Limunjan, Kecamatan Sambaliung, telah berdiri di atas lahan seluas 5 hektare selama kurang lebih satu tahun, fasilitas tersebut hingga kini belum bisa difungsikan secara optimal.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau, Anang Saprani, menjelaskan, belum beroperasinya BLK lantaran masih menunggu pemenuhan sarana dan prasarana (sarpras) penunjang pelatihan, unit peralatan, hingga tenaga instruktur.

“Sudah ada gedung, sudah siap, cuma belum dari sarananya. Artinya unit-unit, alat-alat yang digunakan untuk pelatihan itu belum tersedia,” ujar Anang kepada Berauterkini.

Selain kelengkapan alat dan instruktur, operasional BLK juga membutuhkan pembentukan struktur organisasi kelembagaan (SOTK), seperti status UPTD, tenaga administrasi, hingga personel pengamanan.

Kepala Disnakertrans, Anang Saprani.
Kepala Disnakertrans, Anang Saprani.

Anang menegaskan, pihaknya siap mengeksekusi program pelatihan kapan saja begitu seluruh persyaratan regulasi dan fasilitas pendukung telah dipenuhi oleh instansi berwenang.

“Kalau kami selaku pelaksana, kami monggo, ini siap, enggak ada masalah. Artinya kami ini yang hanya tinggal melaksanakan,” tegasnya.

Ia berharap seluruh persiapan dapat dituntaskan secara matang sesuai aturan agar operasional BLK tidak menimbulkan kendala di kemudian hari.

“Kita mengharapkan itu kesiapan yang sempurna, sempurna dalam artian aturan mainnya berdasarkan aturan,” pungkas Anang. (*)