BERAU TERKINI – Pemerintah Kabupaten Berau menyambut positif wacana pengalihan pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), khususnya guru dan tenaga kesehatan, dari daerah ke pemerintah pusat.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan, apabila rencana tersebut benar-benar terealisasi, kebijakan itu akan memberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi pemerintah daerah untuk menjalankan pembangunan.
“Yang jelas, ketika betul-betul bisa terwujud itu bagus, tadi saya baca-baca juga di media bahwa bukan hanya PPPK, tetapi juga honor guru dan kesehatan itu diambil alih oleh pusat,” ujarnya kepada Berauterkini.
Menurutnya, pengalihan pembiayaan tersebut diharapkan tidak mengurangi hak para tenaga pendidik maupun tenaga kesehatan.

Sehingga mereka tetap dapat menjalankan tugas dan memperoleh haknya, sementara beban anggaran daerah dapat lebih ringan.
Ia berharap informasi mengenai pengambilalihan pembiayaan oleh pemerintah pusat tersebut benar-benar dapat direalisasikan.
“Nah, semoga kabar itu betul-betul terjadi dan tentu saja bisa meringankan beban daerah. Mereka tetap bisa bekerja dan tetap bisa mendapatkan hak mereka, dan pemerintah pun tetap melakukan, melanjutkan pembangunan,” katanya.
Sri Juniarsih menilai, berkurangnya beban belanja daerah untuk pembiayaan tenaga tersebut dapat memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran pada kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat lainnya.
“Saya belum tahu kita akan hemat berapa karena itu perlu ada hitungan yang rinci, yang jelas dananya bisa diperuntukkan untuk pelayanan masyarakat yang lain,” tegasnya.
Meski demikian, ia belum memberikan kepastian terkait mekanisme maupun waktu pelaksanaan kebijakan tersebut, mengingat pemerintah daerah masih menunggu kejelasan dan keputusan dari pemerintah pusat. (*)
