BERAU TERKINI – Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mematangkan persiapan operasional empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru di Kabupaten Berau.
Namun, dalam prosesnya, terdapat dua SPPG yang dilaporkan mengalami keterlambatan pencairan anggaran operasional.
Koordinator Wilayah SPPG Berau, Rani Oktaviana, mengonfirmasi, dua titik yang dimaksud adalah SPPG Sambaliung 2 dan Sambaliung 3.
Kehadiran dua unit ini nantinya akan memperkuat satu SPPG yang saat ini sudah berjalan di Kecamatan Sambaliung.
Saat ini, prosesnya telah memasuki fase pencairan dana melalui virtual account.

“Update data sementara, SPPG yang persiapan operasional awal di Kabupaten Berau ada calon empat, kemudian dua SPPG sudah cair dana virtual account,” jelas Rani kepada Berauterkini, Kamis (9/7/2026).
Rani mengungkapkan, mandeknya pencairan dana ini bertepatan dengan masa libur semester sekolah.
Mengingat sasaran utama program adalah para pelajar, aktivitas operasional dapur pemenuhan gizi otomatis ikut rehat sementara waktu mengikuti kalender akademik.
“Sekarang kami dari BGN sedang libur dalam rangka anak-anak libur, seperti yang kita ketahui, SPPG tidak beroperasi,” ungkap Rani.
Untuk unit SPPG yang sudah eksis, kucuran anggaran belanja diproyeksikan kembali bergulir pada 10 Juli mendatang atau tiga hari sebelum hari pertama masuk sekolah dimulai.
Sementara, untuk unit SPPG baru yang masih dalam tahap persiapan, Rani mengimbau seluruh pihak terkait untuk bersabar.
Pasalnya, manajemen BGN di tingkat pusat sedang melakukan evaluasi serta audit keuangan guna memastikan tata kelola program berjalan akuntabel.
“Jadi Bapak Ibu tidak usah khawatir apalagi yang sudah memiliki SK, SPPG akan tetap beroperasi, hanya saja menunggu anggaran itu cair,” pungkasnya. (*)
