BERAU TERKINI – Hubungan Presiden Filipina Bongbong Marcos dan Wapres Filipina tak akur, Sara Duterte terancam dimakzulkan.
Wapres Filipina terancam dimakzulkan atau mendapatkan impeachment dari Parlemen Filipina.
Hal itu diketahui usai pihak Kongres Filipina memastikan akan melanjutkan proses pemakzulan bagi Sarah Duterte.
Dikutip laporan Kompas.com, Kongres Filipina menilai terdapat bukti yang cukup terkait kasus pelanggaran konstitusi yang diduga dilakukan oleh Sarah Duterte.
Adapun Sarah Duterte dimakzulkan didorong oleh kelompok masyarakat sipil serta organisasi sayap kiri yang menilai Sarah Duterte melakukan korupsi serta mengancam keselamatan Presiden Filipina Bongbong Marcos.
“Mereka menuduhnya melakukan penyalahgunaan dana publik, memiliki kekayaan yang tidak dapat dijelaskan asal-usulnya, serta mengancam keselamatan Presiden Ferdinand Marcos Jr., istrinya, dan sepupunya yang merupakan mantan ketua DPR Filipina,” tulis laporan Kompas.com
“Dalam pemungutan suara di tingkat komite, seluruh 53 anggota menyatakan sepakat bahwa terdapat alasan yang cukup untuk melanjutkan proses pemakzulan terhadap Duterte,” lanjutnya.

Jika Sarah Duterte dinyatakan bersalah maka putri dari anak mantan Presiden Rodrigo Duterte itu akan dilarang berpolitik seumur hidup.
Hal itu pun akan berdampak pada karier Sarah Duterte yang menyatakan niat akan menjadi Capres pada Pilpres Filipina 2028 mendatang.
Dengan demikian klan keluarga Marcos praktis tanpa saingan berarti jika klan keluarga Duterte tak lagi mengikuti politik praktis.
Diketahui hubungan antara Presiden Filipina Bongbong Marcos dan Wapres Filipina Sarah Duterte memang tak lagi harmonis.
Hal itu sangat bertolak belakang sebab keduanya menjadi pasangan Capres dan Cawapres yang akur dan mampu memenangkan Pilpres Filipina 2022 lalu.
