BERAU TERKINI – Timnas Inggris melaju mantap ke babak perempat final Piala Dunia 2026 melawan Norwegia pada pekan depan.

Namun, di balik performa impresif The Three Lions, tersimpan bom waktu yang bisa meledak kapan saja.

Thomas Tuchel sukses membawa Inggris menjadi kandidat kuat juara.

Sayangnya, taktik Tuchel memicu sorotan tajam.

Harry Kane Piala Dunia 2026 Timnas Inggris
Selebrasi Harry Kane usai mencetak gol kemenangan untuk Inggris atas Kongo di Piala Dunia 2026. (x/@GOLZID)

Inggris dinilai terlalu bergantung pada dua bintang utama: Harry Kane dan Jude Bellingham.

Statistik tidak bisa bohong. Dari total 11 gol yang dikoleksi Inggris sepanjang turnamen, 10 gol di antaranya lahir dari aksi Kane dan Bellingham.

Artinya, kontribusi duo maut ini mencapai 90,9 persen dari seluruh produktivitas tim!

Thomas Tuchel Pelatih Timnas Inggris Piala Dunia 2026
Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel memberikan pelukan bangga kepada Harry Kane. (fifa.com)

Ketergantungan ekstrem ini menjadi sinyal bahaya.

Jika pergerakan Kane dan Bellingham berhasil dikunci lawan, lini serang Inggris dipastikan buntu.

Ujian sesungguhnya akan tersaji pada 12 Juli 2026. Inggris dijadwalkan bentrok melawan Norwegia di babak 8 besar.

Anthony Gordon Piala Dunia 2026 Timnas Inggris
Pemain Sayap Inggris Anthony Gordon, di Piala Dunia 2026. (x/@_gjr7)

Thomas Tuchel wajib memutar otak dan memunculkan mesin gol baru jika tidak ingin angkat koper lebih cepat.

Inggris masih memiliki lini serang yang cukup memadai seperti Bukayo Saka dan Anthony Gordon yang diharap tampil maksimal dalam laga nanti.

Bagi pecinta sepakbola, keputusan Thomas Tuchel tentu membuat penasaran.

Apakah tetap memaksa memakai strategi pada babak penyisihan, 32 dan 16 besar? atau ada taktik lain yang diterapkan.