Reporter : Hendra Irawan
|
Editor : Suriansyah

TANJUNG REDEB – Tahun 2024 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, akan melanjutkan pengerjaan puluhan paket proyek peningkatan jalan di pesisir selatan Berau.

Kepala Bidang (Kabid) Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR, Junaidi, menyampaikan tahun 2024 ini setidaknya ada 30 paket pekerjaan di 5 kecamatan pesisir selatan Berau.

Dijelaskan Junaidi, paket-paket proyek tersebut diantaranya berada di Kecamatan Biatan dengan total anggaran Rp10,8 miliar, Kecamatan Tabalar, sebesar Rp 10,4 miliar.

Selain itu, Kecamatan Talisayan, sebesar Rp44,8 miliar, Kecamatan Batu Putih, sebesar Rp35,5 miliar, hingga Kecamatan Biduk-Biduk senilai Rp12,3 miliar.

“Saat ini semua paket telah berproses, ada yang dalam tahap pelaksanaan pekerjaan, ada juga yang sudah selesai. Tahun ini memang lebih banyak dibanding tahun kemarin,” jelas Junaidi, Senin (8/7/2024).

Disebutkan, seperti peningkatan jalan kawasan ibu kota kecamatan (IKK) Biatan. Lanjutan peningkatan Jalan Poros Bukit Makmur Jaya Kecamatan Biatan. Lanjutan pemeliharaan Jalan Poros Lenggo dan Teluk Sulaiman. Totalnya ada 30 paket.

Untuk status jalan di pesisir, dibeberkannya, tidak ada yang berstatus Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK), karena sebelumnya sebagian proyek tersebut merupakan perbaikan dan preservasi jalan.

Kendati begitu, ada status jalan yang merupakan milik Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang tentunya tidak bisa dikerjakan Pemkab Berau.

“Ada status jalan yang bersifat jalan provinsi. Contohnya, di Gunung Padai. Memang banyak permintaan di sana untuk perbaikan jalan,” paparnya.

Walaupun demikian, pihaknya tetap akan berkoordinasi dengan pihak Pemprov Kaltim untuk percepatan perbaikan jalan di wilayah pesisir.

“Tapi nanti kami tetap akan koordinasi, agar pekerjaan tetap berjalan lancar,” katanya seraya berharap. (*/ADV)