Reporter : ⁠Dini Diva Aprilia
|
Editor : Suriansyah

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Elita Herlina, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memberikan atensi terhadap situs bersejarah yang ada di wilayah “Bumi Batiwakkal”.

Berau, menurutnya, memiliki nilai tradisi dan kebudayaan yang sangat kaya. Hal ini yang menjadi sorotan pihaknya.

Wakil rakyat ini mendorong Pemkab Berau agar memberikan atensi terhadap situs bersejarah atau objek wisata yang menekankan nilai tradisi dan budaya. Sehingga perlu jangkauan yang lebih luas, terutama pada generasi muda.

Anggota Komisi lll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau, Elita Herlina. (foto: diva)

“Itu perlu terus dilestarikan, agar tidak rusak atau hilang dimakan usia, terlebih menjadi aset daerah dan bisa dimanfaatkan sama menjadi wisata budaya,” ujarnya.

Meskipun begitu, diakui politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini, setiap tahun usulan perawatan hingga revitalisasi situs bersejarah dalam pembahasan anggaran selalu ada.

Namun, adanya program pemerintah pada sisi pembangunan sektor kesehatan, pendidikan dan infrastruktur, membuat penanganan atau perawatan situs budaya sedikit terabaikan saat ini.

Elita Herlina berharap, pemerintah tidak abai terhadap peninggalan situs zaman dahulu, agar tidak hilang bahkan rusak dimakan waktu. Jika perlu, dianggarkan khusus untuk perawatan dan pemulihan tempat wisata budaya.

“Jangan sampai situs itu hilang dan rusak. Kalau bisa, setiap tahun dianggarkan untuk perawatan. Apalagi ini sangat potensial,” tandasnya. (*/ADV)