BERAU TERKINI – DPRD Berau meminta perusahaan yang beroperasi di daerah untuk memperkuat dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah kerjanya.
Terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang dinilai berpotensi memengaruhi perekonomian masyarakat saat ini.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, mengatakan, UMKM kampung merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius.
Sehingga, mereka bisa tetap bertahan dalam situasi keterbatasan anggaran.
Menurutnya, perusahaan dapat mengambil peran melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang difokuskan pada pemberdayaan masyarakat dan pengembangan usaha kecil.
“UMKM di kampung jangan sampai terdampak akibat efisiensi anggaran. Perusahaan harus ikut hadir membantu agar ekonomi masyarakat tetap berjalan,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).
Ia menilai, dukungan yang diberikan tidak hanya sebatas kegiatan seremonial, tetapi harus menyasar kebutuhan nyata pelaku usaha, seperti bantuan modal, pelatihan, hingga membuka akses pemasaran produk.
Selain itu, Gideon juga mendorong adanya sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam menciptakan program penguatan UMKM yang berkelanjutan.
Ia menambahkan, pendampingan terhadap pelaku UMKM juga penting dilakukan secara berkesinambungan agar usaha masyarakat dapat berkembang dan memiliki daya saing lebih baik.
“Pendampingan harus terus dilakukan supaya UMKM tidak hanya bertahan, tetapi bisa berkembang dan naik kelas,” pungkasnya. (*/Adv)

