BERAU TERKINI – Masih banyaknya rumah warga yang tidak layak huni di wilayah pesisir menjadi perhatian serius Anggota DPRD Berau, Nurung.

Ia meminta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Berau untuk menambah kuota bantuan Rumah Layak Huni (RLH) bagi masyarakat kurang mampu.

Menurut Nurung, kondisi rumah warga di sejumlah wilayah masih memprihatinkan dan membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah daerah.

Terutama di kawasan pesisir yang hingga kini masih banyak ditemui rumah dengan kondisi tidak memenuhi standar kelayakan.

“Di pesisir itu masih banyak. Kalau bisa kita minta kuotanya ditambah,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Ia menilai, kondisi tersebut menjadi ironi bagi Kabupaten Berau yang dikenal memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah.

Namun di sisi lain, masih ada masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni.

“Ini jadi catatan bagi pemerintah. Kita daerah kaya, tapi masih banyak saudara kita yang rumahnya memprihatinkan,” katanya.

Nurung menegaskan, program RLH harus menjadi prioritas pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Selain itu, program tersebut juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ia pun menyoroti adanya program nasional pembangunan jutaan rumah yang dinilai bisa menjadi peluang bagi daerah untuk memperluas bantuan perumahan bagi masyarakat.

“Artinya RLH ini prioritas. Tidak ada alasan kalau penambahan kuota ini tidak bisa direalisasikan,” jelasnya.

Politisi NasDem ini berharap, pemerintah daerah dapat lebih hadir dan serius membantu masyarakat yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.

Sehingga, mereka bisa merasakan tempat tinggal yang aman dan nyaman.

“Kita ingin semua warga yang rumahnya belum layak bisa mendapatkan manfaat program ini agar mereka memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman,” pungkasnya. (*/Adv)